Rio dan Maheru Ditetapkan Sebagai Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa UBB

Hafiz Wow    •    Rabu, 17 Februari 2021 | 17:52 WIB
Lokal
Pasangan Rio Saputra dan Maheru.(fiz/wb)
Pasangan Rio Saputra dan Maheru.(fiz/wb)
Advokasi yang responsif dan terukur akan coba kami lakukan dalam upaya pemenuhan hak mahasiswa UBB


PANGKALPINANG, www.woebabel.com -- Proses pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Bangka Belitung (UBB) resmi berakhir. Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa UBB telah menetapkan pasangan calon nomor urut dua yakni Rio Saputra dan Maheru sebagai Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa UBB terpilih, Selasa (16/12/2021) kemarin.

Sebelumnya, 3.644 mahasiswa menggunakan hak pilihnya yang disalurkan melalui e-voting Pemilwa UBB. Pada pemilihan tersebut, paslon nomor urut dua, Rio dan Maheru meraih 1.830 suara unggul tipis 16 suara dari paslon nomor urut satu, Alif dan Randi yang meraih 1814 suara. Terdata, sebanyak 3.644 mahasiswa menggunakan hak pilihnya yang disalurkan melalui e-voting Pemilwa UBB pada Jumat (12/2/2021) yang lalu.

"Pertama tentunya kami mengucapkan terimakasih banyak untuk semua pihak yang telah mendukung dan membantu proses pemilihan Presma dan Wapresma UBB tahun ini. Terpilihnya kami menjadi awal dari tanggung jawab besar yang harus kami berikan untuk kemajuan UBB kedepannya," ungkap Presiden Mahasiswa UBB terpilih, Rio Saputra, Rabu (17/2/2021).

Lebih lanjut, Rio mengatakan kontestasi pada proses pemilihan kemarin hanya bersifat sementara, sehingga kedepan keluarga mahasiswa UBB dapat kembali bersatu.  Menurutnya, kolabarasi setiap elemen mahasiswa menjadi hal yang fundamental untuk mencapai visi besar kampus peradaban.

"Langkah pertama kedepan kita akan kembali merangkul dan menjembatani setiap kebutuhan maupun karya mahasiswa UBB. Upaya kolaborasi ini akan menjadi hal fundamental untuk mengawali perjalanan kami satu tahun kedepan," ujarnya.

Selanjutnya, Rio menyampaikan BEM KM UBB kedepan akan menjadi mitra kritis bagi pihak birokrasi kampus maupun pemerintah daerah. Pihaknya akan menjadi wadah aspirasi mahasiswa, kemudian akan melakukan advokasi pemenuhan hak-hak mahasiswa guna mendapatkan aksesibilitas kesejahteraan dari kampus UBB.

"Advokasi yang responsif dan terukur akan coba kami lakukan dalam upaya pemenuhan hak mahasiswa UBB. Banyak persoalan yang belum selesai, oleh karena itu pemetaan terhadap kasus tersebut akan coba kami realisasikan kedepannya," terangnya.

Ia menambahkan, BEM KM UBB juga akan berfokus pada isu strategis di daerah. Persoalan lingkungan hidup dan penegakkan hukum & HAM menjadi arah gerakan KM UBB selanjutnya.

"Hari ini penegakan hukum dan HAM menjadi persoalan besar di Babel. Kriminalisasi aktivis lingkungan, dan aktivitas industri ekstraktif yang tidak melalui prosedur yang baik banyak kita jumpai. Terakhir penyelamatan terhadap fungsi ekologis di Babel akan coba kami lakukan, ditengah kerusakan lingkungan yang massif terjadi," tandas Rio.(fiz/wb) 



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL