Harga Meroket, Perusahaan Australia Mulai Fokus Garap Tambang Timah

Tim_Wow    •    Jumat, 19 Februari 2021 | 17:41 WIB
Ekonomi
Caption: Balok Timah. (dok/wb)
Caption: Balok Timah. (dok/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Perusahaan tambang di beberapa negara, terutama asal Australia dan Sleandia Baru merencanakan untuk menambang cadangan timah mereka. Harga timah melonjak ke titik tertingginya sejak 2011 karena kekurangan pasokan menarik perusahaan Australia yang sempat meninggalakan tambang timah untuk digarap kembali.

Salah satau perushaan penambangan Stellar Resources (ASX: SRZ) memulai  eksplorasi di proyek Heemskirk di Tasmania. Perusahaan ini terpaksa menghentikan operasi di proyek tersebut pada Oktober 2019 karena hasil studi kelayakan menunjukkan kedaaan pasar menyebabkan haraga timah memburuk. 

“Stellar kemudian mengumpulkan dana dan beralih ke eksplorasi emas, sekarang dalam tahap akhir dari perencanaan program pengeboran awal yang bertujuan untuk mengidentifikasi area baru mineralisasi timah bermutu tinggi,” tulis media stockhead.com.

Program pengeboran  Stellar Resources ini menargetkan perluasan kedalaman dari empat cadangan timah yang ditambang sejak lama di distrik Zeehan yang kaya mineralnya. Target ini termasuk tambang Oonah, tambang Montana Nomor satu tambang Zeehan Western, dan tambang Zeehan Queen nomor empat.

Program pengeboran tambang dalam juga menargetkan perluasan kedalaman sumber daya timah sedang ditinjau oleh perusahaan. Sumber daya di tambang Severn telah dibor hingga kedalaman sekitar 500 meter di bawah permukaan laut. 

Stellar bukan satu-satunya asal Australia yang tertarik oleh harga timah yang tinggi. AVZ Minerals (ASX: AVZ) baru saja mengumumkan bahwa program pengeboran berlian di proyek litium dan timah Manono di Republik Demokratik Kongo memberikan hasil yang baik  dengan kadar litium oksida 1,63 persen dan 1,134 bagian timah.

Sedangkan Metals X (ASX: MLS) sudah berproduksi melalui 50 persen kepemilikannya di tambang Renison Bell Tasmania, yang menghasilkan 2.000 ton konsentrat timah pada Desember 2020. 

Diharapkan memproduksi antara 8.200 ton dan 8.500 ton timah selama tahun 2021 dengan anggaran antara AS$ 20.000/ton sampai AS$ 21.000/ton dapat memberikan keuntungan yang besar pada harga timah saat ini.

Perusahaan ini juga akan memulai studi kelayakan proyek peningkatan produksi konsentrat kadar timah rendah kemudian akan dimasukkan ke dalam fumer timah untuk menghasilkan produk timah bermutu tinggi yang cocok untuk dijual ke offtake konvensional.

Juga di Tasmania, Venture Minerals (ASX: VMS) menyimpan deposit timah-tungsten Gunung Lindsay yang memiliki lebih dari 80.000 ton sumber daya timah. Perusahaan memiliki sejumlah target bermutu tinggi dengan hasil pengeboran yang harus ditindaklanjuti termasuk Big Wilson pada ketinggian 17,4 meter dengan 2 persen timah.

Proyek Taroga Aus Tin Mining (ASX: ANW) dekat Emmaville di NSW utara memiliki sumber daya 36,3 juta ton dengan kadar 0,16 persen timah, 0,07 persen tembaga, dan 3,8 g perak.

Thomson Resources (ASX: TMZ) jelas memikirkan kenaikan harga timah, menandai bahwa setelah menyelesaikan program enam lubang di prospek emas Mallee Hen, mereka akan memobilisasi ke proyek timah Bygoo untuk melakukan pengeboran.

Pengeboran sebelumnya telah menghasilkan 2,1 persen timah dari kedalaman 113 meter, 2,1 persen timah dari 38 meter dan 2 persen timah dari 108 meter. (wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL