BNNP Babel Tangkap Tiga Pengedar Narkoba, Diduga Salah Satunya Oknum Aparat

Firman    •    Senin, 22 Februari 2021 | 15:45 WIB
Lokal
Ilustrasi.(net)
Ilustrasi.(net)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bangka Belitung dikabarkan berhasil menangkap tiga terduga pelaku penyalahgunaan narkoba di Tanjungpandan Kabupaten Belitung.

Ketiganya masing-masing berinisial MA, LU dan HE. Mereka ditangkap sekitar pukul 18.00 WIB, di Pelabuhan Perikanan Tanjungpandan Belitung, Kamis (18/2/2021). Informasi yang beredar dari ketiga pelaku, satu diantaranya diduga adalah oknum aparat. 

Namun sayangnya pihak terkait belum memberikan pernyataan resmi soal penangkapan tersebut.

Diberitakan sebelumnya Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, mengintruksikan kepada seluruh Kapolda se-Indonesia memberikan tindakan tegas bagi anggota Polisi yang ikut terlibat penyalahgunaan narkoba atau ikut peran serta dalam peredaran narkoba.

Hal itu dilakukan Kapolri pasca penangkapan Kapolsek Astana Anyar Kompol Yuni Purwanti beserta 11 anggotanya yang tertangkap saat menggunakan narkoba.

Sebelumbya Kapolri melalui Surat Telegram bernomor ST/331/II/HUK.7.1/2021 tertanggal 19 Februari, meminta seluruh Polda melakukan pelaksanaan tes urine kepada seluruh anggota Polri.

Kabid Humas Polda Babel Kombes (Pol) Maladi menegaskan, setiap anggota Polri khususnya jajaran Polda Babel yang terlibat dan terbukti penyalahgunaan narkoba akan diproses secara hukum.

"Jadi setiap ada anggota Polri yang terbukti atau terlibat penyalahgunaan narkoba maka akan diproses secara hukum, baik secara kode etik maupun Pidana Umum (Pidum) dan kalau ia (Angota) terbukti terlibat penyalahgunaan narkoba pasti diperiksa yang jelas pidana umunya kena, apalagi kode etiknya itu sudah pasti," tegas Kombes (Pol) Maladi, Senin (22/2/2021).

Disampaikannya, bukan hanya secara kode etik dan Pidana Umum saja, namun bagi personil di jajaran Polda Babel yang terlibat juga akan diproses.

"Bagi personil di jajaran Polda Babel, jika terbukti dan dinyatakan bersalah ditingkat Pengadilan, akan diusulkan ke proses Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH)," tukas Maladi.(fn/wb)




TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL