Dilaporkan Adanya Dugaan Penyimpangan, Direktur RSUD Pangkalpinang Siap Beri Keterang ke Penyidik

Direktur RSUD Depati Hamzah Kota Pangkalpinang, dr Muhammad Fauzan.(dok)
Direktur RSUD Depati Hamzah Kota Pangkalpinang, dr Muhammad Fauzan.(dok)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com – RSUD Depati Hamzah Kota Pangkalpinang dilaporkan ke Kejati Bangka Belitung dengan dugaan penyimpangan atas belanja oksigen untuk pasien Covid-19, pemotongan ilegal gaji honorer hingga penyimpangan atas insentif Corona.

Direktur RSUD Depati Hamzah Kota Pangkalpinang, dr Muhammad Fauzan menanggapi kabar soal adanya laporan sejumlah dugaan penyimpangan yang terjadi di rumah sakit tersebut.

"Terkait laporan mantan honorer RSUD Depati hamzah ke Kejati Babel, kami tidak akan menanggapi panjang lebar," kata Muhammad Fauzan melalui keterangannya, Rabu (24/2/2021).

Menurutnya, management rumah sakit menepis sejumlah isu tentang kabar yang beredar. Pihak management akan menjelaskan kepada penyidik secara langsung terkait persoalan itu jika nanti ditindaklanjuti, dan tetap menghormati proses hukum yang berlaku

Adapun dikatakannya, sejauh ini pihak rumah sakit telah bekerja sesuai dengan mekanisme atau SOP pelayanan atau aturan yang berlaku.

"Intinya, karena masalah ini sudah dilaporkan, kami menghormati proses hukum. Bila memang laporan itu ditindaklanjuti, kami hanya akan memberikan keterangan kepada penyidik, sesuai dengan permasalahan yang dilaporkan itu," ujar Fauzan.

Ia pun kembali menyatakan, penggunaan barang maupun anggaran di RSUD Depati Hamzah telah sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Untuk saat ini, kami hanya akan menjelaskan secara umum, bahwa mekanisme atau SOP pelayanan, juga terkait penggunaan barang maupun anggaran di RSUD, sudah sesuai aturan yang berlaku," tukasnya.(hen/wb)




TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL