Pembangunan Masjid Agung Berkubah Timah Terkendala Status Lahan

Hendri Dede PKP    •    Jumat, 26 Februari 2021 | 20:16 WIB
Lokal
Pelantikan Pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Pangkalpinang, Jumat (26/2/2021) di Titik Nol Kilometer.(hen/wb)
Pelantikan Pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Pangkalpinang, Jumat (26/2/2021) di Titik Nol Kilometer.(hen/wb)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil alis Molen mengatakan rencana pembangunan Masjid Agung dengan desain berlapis timah saat ini masih terkendala oleh bangunan yang merupakan aset milik kepolisian.

Di titik nol kilometer Kota Pangkalpinang, lebih tepatnya di tanah eks Mapolres Kota Pangkalpinang, Walikota berencana akan membangun Masjid Agung Kubah berlapis timah.

"Karena bangunan ini masih aset dari kepolisian, jadi kita meminta kepada pihak kepolisian untuk menyerahkan kepada Pemerintah Kota Pangkalpinang. Ini yang kita harapkan," imbuhnya, Jumat (26/2/2021).

Adapun rencana pembangunan Masjid Agung ini mendapatkan dukungan masyarakat, MUI maupun alim ulama serta ormas islam. Dukungan itu diberikan bertepatan dengan pelantikan Pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Pangkalpinang, Jumat (26/2/2021) di Titik Nol Kilometer.

Adapun, Wali Kota Pangkalpinang berharap, pihak kepolisian bisa menghibahkan tanah tersebut untuk Kota Pangkalpinang agar bisa dibangun satu-satunya Masjid Agung yang ada di Provinsi Bangka Belitung.

"Mudah mudahan tergerak hatinya para pengambil kebijakan di kepolisian itu agar menyerahkan aset itu ke Kota Pangkalpinang," ujar Molen.

"Kita berikhtiar ya, bermunajat sama Allah agar ada sebuah Masjid Agung di Kota Pangkalpinang, bahkan masjid agung yang punya ciri khas berlapiskan timah kubahnya berlapiskan timah, ornamennya timah, ke depannya satu satunya di dunia. Mohon doanya semua," pungkasnya.(hen/wb)




MEDSOS WOWBABEL