Harga Timah Anjlok 4,47 Persen, Penurun Tertinggi Harga Logam

Tim_Wow    •    Senin, 01 Maret 2021 | 06:42 WIB
Ekonomi
Caption: Ilustrasi (net)
Caption: Ilustrasi (net)

LONDON, www.wowbabel.com -- Seluruh Harga logam jatuh saat penutupan pasar di London Metal Exchange (LME) dan Shanghai Futures Exchange (SHFE) Jumat akhir pekan lalu. Harga timah turun paling besar diantara harga logam yang ditransaksikan di SHFE. 

"Harga logam jatuh secara luas pada hari Jumat (26/2/2021) karena pasar global diguncang oleh lonjakan dalam imbal hasil obligasi, yang membuat investor meninggalkan pasar yang bernilai tinggi," tulis news.metal.com portal resmi SSM.

Logam yang masih bertahan di Shanghai, hanya aluminium, sedangkan logam yang diperdagangkan turun paling besar adalah timah, turun 4,47 persen sehingga menyebabkan kerugian bagi investor.

Hal yang sama terjadi pada semua harga logam LME, penurunan lebih dari tiga persen pada penutupan perdagangan Jumat (26/2/2021). Harga timah dan seng selama tiga bulan masing-masing turun lima persen dan 3,4 persen pada penutupan pukul 17.00 wib.

Harga timah turun sebesar 4,4 persen menjadi AS$ 25.664 per ton dari AS$ 26.840 per ton pada hari Kamis, saat mencapai level tertinggi AS$ 27.500 per ton. 

James Willoughby Analis International Tin Association (ITA) mengatakan masuknya timah asal Indonesia berdampak terhadap harga pasar. Harga timah langsung turun setelah hampir dua bukan ini naik.

"Akibatnya, harga pembelian tunai turun sedikit di bawah AS$ 2.000 / ton. Pasar tetap ketat, tetapi pasokan lebih baik daripada minggu-minggu sebelumnya," tulis James. (wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL