Bakar Hutan Sembarangan, Ini Jeratan Hukumannya

Dwi H Putra    •    Kamis, 04 Maret 2021 | 20:27 WIB
Lokal
Caption: Satuan Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polres Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melaksanakan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kepada masyarakat di daerah itu. (IST)
Caption: Satuan Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polres Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melaksanakan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kepada masyarakat di daerah itu. (IST)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com -- Satuan Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polres Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melaksanakan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kepada masyarakat di daerah itu.

Kasat Binmas Polres Bangka, Iptu Era, mengatakan kegiatan dilakukan mengingat sekarang ini sudah terlihat adanya pembakaran hutan dan lahan oleh masyarakat untuk membuka perkebunan, mau pun semak belukar.

"Sosialisasi kami lakukan di Desa Sempan dan Desa Simpur Kecamatan Pemali," kata Iptu Era, Kamis (4/3/2021).

"Sosialisasi selain imbauan lisan juga dilakukan dengan pemasangan spanduk yang bertulis siapa yang sengaja membuka dan mengelola lahan secara dibakar akan dikenakan UU RI Nomor 18 Tahun 2004 Pasal 48 Ayat 1 dengan hukuman penjara 10 tahun dan denda Rp 10 miliar," ujarnya.

Iptu Era melanjutkan kegiatan ini merupakan bentuk pembinaan Polri yang peduli dengan masyarakat tentang karhutla.

Diketahui berdasarkan data yang diterima Pemadam Kebakaran Kabupaten Bangka, sejak awal Januari 2021 sudah terjadi sembilan kasus karhutla yang terjadi di beberapa lokasi seperti Jalan Lintas Timur, Lingkungan Matras dan kawasan Jalan Cut Nyak Dien Sungailiat. (dwi/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL