Molen: Jembatan Fenomenal, Satu-satunya Pembangunan Jembatan yang Roboh

Hendri Dede PKP    •    Kamis, 04 Maret 2021 | 13:43 WIB
Lokal
Caption: Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil alias Molen meresmikan Jembatan Jerambah Gantung yang menghubungkan Kota Pangkalpinang-Kabupaten Bangka, Kamis (4/3/2021). (hdd/wb)
Caption: Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil alias Molen meresmikan Jembatan Jerambah Gantung yang menghubungkan Kota Pangkalpinang-Kabupaten Bangka, Kamis (4/3/2021). (hdd/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil alias Molen meresmikan Jembatan Jerambah Gantung yang menghubungkan Kota Pangkalpinang-Kabupaten Bangka, Kamis (4/3/2021), sehingga kini dapat dilalui untuk umum.

Jembatan tersebut diklaim mampu menahan beban hingga mencapai 170 ton, dimana sebelumnya uji beban maupun uji kelayakan jembatan telah dilakukan.

Dalam peresmian jembatan ini juga turut dihadiri oleh Bupati Bangka, Mulkan, Bupati Bangka Selatan Reza Herdavid, anggota DPR RI Rudianto Tjen, dan DPD RI Alex Fransiskus.

Pembangunan jembatan tersebut dianggarkan senilai Rp 25,9 miliar dengan menggunakan APBD Kota Pangkalpinang, yang sempat terhenti lantaran ambruknya kontruksi jembatan tersebut.

"Empat bulan yang lalu ini sempat roboh, sempat viral karena roboh dan juga karena ada buaya nya," ujar Walikota Pangkalpinang dalam sambutan pidatonya.

"Ini jembatan fenomenal bagi kami, karena satu-satunya mungkin di Bangka Belitung pembangunan jembatan yang roboh. Tapi kami tidak pernah menyerah," kata Molen.

Molen mengatakan meksipun fasilitas seperti lampu penerangan maupun pagar saat ini belum begitu lengkap, namun pihaknya berjanji akan meningkat hal tersebut.

"Walaupun pagarnya belum lengkap, lampu belum ada, tapi ini akan kami laksanakan di anggaran perubahan supaya aman," imbuhnya.

"Saya berharap jembatan ini bisa memudahkan kelancaran lalu lintas, akan ada multiplayer efek yang timbul secara ekonomi bagaimana orang akan mudah, hemat biaya dan waktu melaksanakan kegiatannya dan harga tanah semakin mahal," tukas Molen.

Selain itu, Walikota Pangkalpinang dalam kesempatan itu juga mengklarifikasi soal isu yang beredar tentang lahan disekitar adalah miliknya dan milik Rudianto Tjen adalah tidak benar alias hoax.

"Saya klarifikasi disini ada isu yang berkembang Molen punya tanah lima puluh hektare dengan Pak Rudi, itu hoax. Gak ada sama sekali. Kebun saya ada cuma di Jada delapan hektare sebelumnya," kata Molen.

Sementara itu Bupati Bangka, Mulkan menyebut dengan adanya jembatan ini sehingga  memudahkan akses perdagangan, pendidikan, kesehatan maupun lebih mendekatkan hubungan dua pemimpin daerah tersebut.

"Ini sudah bisa menghubungkan dua wilayah Kabupaten Bangka-Kota Pangkalpinang, dan juga makin erat hubungan Mulkan dan Molen," ungkap dia. 

Selain itu, kata Mulkan, dengan ada berbagai jalan alternatif sehingga memberi suatu akses kemudahan kepada masyarakat.

"Banyak akses jalan kita, artinya sudah ada beberapa jalan penghung, pertama; jalan nasional provinsi, Jalan Lintas Timur, dan Jalan Jerambah Gantung. Hari ada lagi jalan penghubung Kota Pangkalpinang dengan Kabupaten Bangka," tukasnya. (hdd/wb)




TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL