Pengrajin Tetap Harus Berkarya Walau Pandemi

Caption: etua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Melati Erzaldi saat diwawancara usai mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Tahun 2021 secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting,  di ruang Vicon Gubernur Babel, pada Rabu (3/3/2021). (IST)
Caption: etua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Melati Erzaldi saat diwawancara usai mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Tahun 2021 secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting, di ruang Vicon Gubernur Babel, pada Rabu (3/3/2021). (IST)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Meskipun di masa pandemi, pengrajin kriya maupun wastra diharapkan untuk bersemangat, bergerak, berkreasi, dan terus berkarya. 

Demikian diungkapkan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Melati Erzaldi saat diwawancara usai mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Tahun 2021 secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting,  di ruang Vicon Gubernur Babel, pada Rabu (3/3/2021). 

Masa pandemi membuat hambatan bagi para pengrajin di Babel, seperti turunnya angka penjualan yang berdampak kepada ekonomi masyarakat. Namun hal ini jangan membuat para pengrajin berkecil hati, justru sebaliknya harus menjadi pemicu agar lebih kreatif memproduksi produk baru, dengan harga yang lebih terjangkau, berkualitas, dan bermanfaat. 

"Mengatasi hambatan tersebut, kita menyiapkan media online, market place yang bisa menjangkau dunia, serta bermitra dengan Perwakilan Bank Indonesia Kepulauan Bangka Belitung (BI Babel).  Meski pandemi, mereka tetap memberikan pendampingan kepada pengrajin tenun cual, sehingga menjadi produk premium yang tetap terjaga kualitasnya," jelas Melati. 

Ketua Dekranasda yang juga Koordinator Wilayah ICSB Bangka Belitung ini berharap dengan adanya program-program kerja Dekranas, bisa memberikan dukungan bagi Dekranasda Babel dengan memberikan penguatan, pelatihan serta menyelenggarakan kompetisi agar para pengrajin di daerah lebih termotivasi dan menambah pengetahuan. 

Selain itu, Dekranasda juga akan mengirimkan SDM untuk mengikuti Traning of Trainer (ToT). Dengan begitu, mereka nantinya bisa mentransfer ilmu yang didapat dan melatih pengrajin di daerah sehingga produk yang dihasilkan bisa diekspor ke Belanda. 

Dekranasda Babel juga telah mengajukan bantuan kepada Dekranas pusat, bagi pengrajin tenun dengan kategori tenun yang hampir punah dan ramah lingkungan. Enam pengrajin diajukan, dan alhamdulillah semua yang diajukan disetujui mendapat bantuan sebesar 2 juta. 

Sementara itu Sekjen Dekranas, Gati Wibawaningsih dalam paparannya menjelaskan ada delapan jenis produk kerajinan yang dibina berdasarkan kelompok bahan baku (Unesco). Di antaranya kelompok keramik, serat alam, tekstil, kayu-kayuan, batu-batuan, logam, material alam lain, material hasil olahan dari bahan alami. 

Sebelum Rakernas Dekranasda, Rabu pagi telah diadakan syukuran ulang tahun Dekranas yang ke-41 yang dibuka oleh Ibu negara, Iriana Jokowi, yang juga diikuti secara virtual oleh Ketua Dekranasda Babel, Melati Erzaldi. 

Turut hadir dalam Rakernas ini, Ketua Umum Dekranas, Wuri Ma'ruf Amin; Ketua Harian Dekranas, Tri Tito Karnavian; Ketua Bidang Daya Saing, Bianca Lutfi, Ketua Bidang Pendanaan Liza Tohir. (adv/*)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL