Abdul Hadi: Saya Hanya Ingin Menyelematkan Anak Saya

Caption: Waka Polres Bangka Tengah Kompol Hasbi didampingi Kabag Ops Kompol Yudha Wicaksono dan Kasat Reskrim AKP Rais Muin saat menggelar konferensi pers di Mapolres Bateng. Jumat (5/3/2021). (her/wb)
Caption: Waka Polres Bangka Tengah Kompol Hasbi didampingi Kabag Ops Kompol Yudha Wicaksono dan Kasat Reskrim AKP Rais Muin saat menggelar konferensi pers di Mapolres Bateng. Jumat (5/3/2021). (her/wb)

KOBA, www.wowbabel.com -- Raut wajah Abdul Hadi (AH) (68) pelaku pembunuhan terhadap mantan menantu Andri Budiman (AB) di Kecamatan Sungai Selan tampak tertunduk lesu dimana masa tuanya akan dihabiskan didalam hotel prodeo.

Hal ini diungkapkan Waka Polres Bangka Tengah Kompol Hasbi didampingi Kabag Ops Kompol Yudha Wicaksono dan Kasat Reskrim AKP Rais Muin saat menggelar konferensi pers di Mapolres Bateng. Jumat (5/3/2021).

Awalnya kedatangan Dahlan Patoni (DP) di kediaman AB bermaksud menunjukan surat perceraian antara AB dan Hartuti yang merupakan kakak kandung dari DP sekaligus memperingatkan AB agar tidak lagi mencampuri urusan kakaknya.

"Ternyata kedatangan DP ke rumah AB berujung ribut dan AB tidak terima diperingatkan oleh mantan adik iparnya tersebut," ujar Kompol Hasbi.

Selanjutnya terjadilah perkelahian antara DP dan AB dimana saat perkelahian tersebut DP dalam posisi tertekan karena lehernya dicekik oleh AB dan saat bersamaan Ibu DP melihat perkelahian tersebut dan spontan teriak minta tolong.

"Mendengar teriakkan istrinya AH spontan mendatangi rumah AB dengan membawa sebilah parang dan saat melihat anaknya DP dalam posisi terjepit karena dicekik oleh AB tanpa berpikir panjang AH membacok AB sampai lima kali dengan maksud untuk menyelamatkan anaknya," ulas Hasbi.

Saat media ini menanyakan langsung kepada pelaku, AH mengatakan dirinya tidak ada niat untuk menghabisi nyawa mantan menantunya karena didalam pikirannya bagaimana caranya menyelamatkan anaknya yang saat kejadian tersebut dalam posisi terdesak.

"Saya sangat menyesal telah melakukan pembacokan kepada AB karena saya berpikir bagaimana caranya untuk menyelamatkan anak saya yang posisinya sudah terdesak jika dibiarkan mungkin nyawa anak saya yang tidak selamat makanya saya langsung mengayunkan parang yang saya pegang ke arah kepala AB sebanyak lima kali," ujarnya lirih.

Akibat tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan yg menyebabkan mati orangnya sebagaimana pasal 338 KUHP jo pasal 351 ayat (3) KUHP AH terancam hukuman kurungan 15 penjara. (her/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL