Diterjang Angin Puting Beliung, Puluhan Atap Rumah di Toboali Porak Poranda

Aston    •    Jumat, 05 Maret 2021 | 18:42 WIB
Nasional
Atap rumah warga di Toboali rusak berat setelah diterjang angin puting belitung, Jumat (5/3/2021) siang.(as/wb)
Atap rumah warga di Toboali rusak berat setelah diterjang angin puting belitung, Jumat (5/3/2021) siang.(as/wb)

TOBOALI,www.wowbabel.com --  Puluhan rumah di Kelurahan Teladan, Kecamatan Toboali, Bangka Selatan (Basel) rusak akibat diterjang angin puting beliung, Jumat (5/3/2021) siang. 

Menurut Camat Toboali, Sumindar, akibat kejadian angin puting beliung tersebut terdata sebanyak 30 rumah warga rusak, terdiri 7 rumah mengalami rusak berat dan 23 rusak ringan. 

" Hasil pendataan sementara terdapat 30 rumah terdampak musibah angin puting beliung yang kesemuanya rusak bagian atap, diantaranya tujuh rumah mengalami kerusakan berat dan 23 rumah rusak ringan," ungkap Sumindar. 

Dikatakan Sumindar, peristiwa itu terjadi  sekitar pukul 14.00 WIB. Angin puting beliung menghantam rumah warga disertai hujan lebat. Beberapa rumah di kawasan Jalan Mayor Munzir Toboali tercatat paling banyak terdampak, sebanyak 20 rumah dan 10 rumah rusak terjadi di Jalan Teratai.

Beruntung tidak ada korban jiwa, namun kerugian materi diperkikan puluhan juta rupiah. 

"Kerugian materi masih kita inventarisir tapi diperkirakan rumah yang  mengalami rusak berat nilai kerugian berkisar lima jutaan sementara rumah rusak ringan sekitar dua jutaan," tuturnya.

" Tadi kita sudah koordinasi dengan Pak Bupati dan untuk sementara waktu kita lakukan pendataan sedetil mungkin, besok Pak Bupati akan turun ke lokasi memantau lebih dekat lagi, sekaligus memikirkan tindakan tindakan apa yang bisa kita lakukan segera," ungkap Sumindar.

Nanda, warga Toboali, salah satu korban terdampak angin puting beliung di Jalan Teratai mengalami kerugian cukup besar, lantaran atap bangunan toko kelontong miliknya habis tersapu angin. Bahkan, setengah daganganya ikut terbawa angin. 

Ia menceritakan, saat  itu ia bersama istri, Yani sedang berada di dalam toko. Tiba-tiba angin gemuruh langsung menghantam atap bangunan toko miliknya.

Bahkan, ia sempat menyelamatkan istrinya yang sedang hamil besar dari reruntuhan atap. 

"Saat itu hujan lebat dan petir, tiba angin kencang langsung menghantam atap. istri sampai pegangan di tiang dan saya tarik keluar toko, Alhamdulillah saya dan istri gak apa-apa," cerita Nanda. 

Atap toko milik Nanda, sebagian tersangkut di atas bangunan rumah tetangga berikut dagangannya. Bahkan, ada dagangan yang tersangkut di atas menara telekomunikasi tak jauh dari tokonya. Sementara di Jalan Mayor Munzir Toboali, selain bangunan ada kendaraan roda yang tertimpa reruntuhan atap.(as/wb)






TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL