Kepala BPKAD Bangka Barat Pastikan Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Tidak Dipangkas

Chairul Aprizal    •    Jumat, 12 Maret 2021 | 14:45 WIB
Lokal
Caption: Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bangka Barat Abimanyu. (rul/wb)
Caption: Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bangka Barat Abimanyu. (rul/wb)

MUNTOK, www.wowbabel.com -- Pemerintah Kabupaten Bangka Barat tengah melakukan refocusing anggaran, meski sejumlah anggaran dipangkas. Namun, untuk anggaran pendidikan dan kesehatan dipastikan tidak terganggu. 

Ketua Komisi I DPRD Bangka Barat Naim menyebutkan anggaran untuk pendidikan dan kesehatan minimal 20% tersebut tidak akan berdampak recofusing anggaran.

"Untuk pendidikan dan kesehatan tidak berdampak. Anggaran Kesehatan malahan kita tambah kalau ada duitnya, kalau enggak ada duit enggak bisa nambah sesuai anggaran kemarin," kata Naim di ruang Komisi I DPRD Bangka Barat, Jumat (12/3/2021).

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bangka Barat Abimanyu menjelaskan bahwa pada pembahasan recofusing anggaran untuk anggaran pendidikan tetap pada 20 persen. Sedangkan untuk anggaran kesehatan dipastikan oleh Kepala BPKAD Kabupaten Bangka Barat bisa bertambah.

"Recofusing terhadap pendidikan dan kesehatan saya pikir enggak berpengaruh, nah setelah hasil recofusing ini belum tahu tapi tetap diatas dua puluh persen," ujarnya.

Abimanyu menyebutkan bahwa saat ini recofusing masih dalam tahap pembahasan dan belum rampung.

"Kalau untuk anggaran pendidikan dan kesehatan kita itu disetiap tahun rata-rata diangka 24 atau 24 persen," sebut Abimanyu. (rul/wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE