Presiden Jokowi Ingatkan PMII, Beradaptasi atau Tergilas Perubahan

Tim_Wow    •    Rabu, 17 Maret 2021 | 15:15 WIB
Nasional
Caption: Presiden Joko Widodo dalam sambutannya saat membuka secara virtual Kongres XX PMII T dari Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/3/2021).  (Foto : Lucas Biro Pers Sekretariat Presiden RI)
Caption: Presiden Joko Widodo dalam sambutannya saat membuka secara virtual Kongres XX PMII T dari Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/3/2021). (Foto : Lucas Biro Pers Sekretariat Presiden RI)

JAKARTA, www.wowbabel.com -- Presiden Joko Widodo berharap agar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII)  mampu menjadi navigasi perubahan yang akan terus tumbuh di tengah perubahan zaman dalam mengawal perjalanan bangsa, membela NKRI, Pancasila, UUD 1945, dan bhinneka tunggal ika.

Apalagi, kata Presiden Jokowi, dunia yang berubah dengan cepat dan mendisrupsi semua sektor kehidupan akan selalu tidak ramah bagi yang enggan bersiap untuk berubah dan berhenti belajar. Sudah banyak organisasi yang tergilas oleh karena ketidaksigapan untuk beradaptasi terhadap perubahan.

"Kader-kader PMII harus bisa menjadi navigasi perubahan. PMII harus terus tumbuh dan berkembang menjadi organisasi kepemudaan yang inovatif dan adaptif. Membuka diri dan adaptif terhadap hal-hal yang baru," kata Presiden dalam sambutannya saat membuka secara virtual Kongres XX PMII T dari Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/3/2021). 

Presiden Jokowi menyampaikan apresiasi bagi para kader PMII yang telah menunjukkan komitmen kebangsaan yang kuat, konsisten menyuarakan kepedulian dan keadilan terhadap sesama, serta merawat optimisme generasi muda dengan semangat keislaman dan keindonesiaan.

Presiden melanjutkan, di tengah dinamika perkembangan dunia saat ini, kader-kader PMII juga harus mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Kecakapan terhadap hal itu nantinya akan berperan dalam menentukan kemajuan bangsa.

"Buat kader-kader PMII, menguasai ilmu dan teknologi itu sifatnya fardhu 'ain_l. Kenapa? Karena PMII merupakan laboratorium kepemimpinan generasi muda Islam yang akan ikut menentukan maju dan mundurnya Indonesia di masa depan," tuturnya.

Di tengah pembukaan kongres yang mengusung tema "Organisasi Maju untuk Peradaban Baru", Kongres XX PMII dan digelar di Gedung Kesenian, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, tersebut Presiden juga meminta dukungan dan partisipasi segenap kader PMII untuk menjadi bagian jihad kebangsaan dalam membantu menyelesaikan persoalan bangsa, seperti penanganan pandemi beserta dampaknya yang saat ini menjadi prioritas utama pemerintah.

"Pemerintah masih terus bekerja keras memulihkan kesehatan masyarakat dan membangkitkan ekonomi nasional. Berbagai kebijakan telah dilakukan. Banyak program prioritas diluncurkan yang bertujuan menolong ekonomi rakyat supaya tetap bisa bertahan," ujarnya.

Kepala Negara juga sangat berharap agar Kongres XX PMII ini nantinya mampu menghasilkan rumusan program strategis yang dapat menjawab berbagai persoalan kemahasiswaan, kemasyarakatan, dan kebangsaan untuk mewujudkan kemajuan PMII dan bangsa Indonesia di masa mendatang.

Hadir mendampingi Presiden secara langsung ialah Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno. Sementara Wakil Gubernur Kalimantan Timur Hadi Mulyadi dan sejumlah peserta kongres PMII mengikuti jalannya acara dari Gedung Kesenian, Kota Balikpapan, serta dari daerah masing-masing melalui konferensi video. (wb)



MEDSOS WOWBABEL