Atlet Berprestasi Akan Dapat Insentif Bulanan

Para Pengurus KONI  Belitung Timur saat memaparkan Program Atlet Unggulan Daerah 2021.(ist)
Para Pengurus KONI Belitung Timur saat memaparkan Program Atlet Unggulan Daerah 2021.(ist)

MANGGAR,www.wowbabel.com -- KONI Belitung Timur kembali melaksanakan Program Atlet Ungulan Daerah 2021.  Jika tahun lalu tiap Pengurus Cabang Olahraga diberikan kuota berdasarkan prestasi Cabor, namun tahun ini disesuaikan dengan prestasi atlet.

Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) KONI Beltim Minto Harsono mengatakan Program Atlet Unggulan akan dimulai April 2021. Tiap bulannya atlet yang terpilih akan memperoleh insentif hingga Desember 2021.

 “Kalau besarannya kita belum bisa pastikan masih akan kita rapatkan. Cuman kemungkinan akan lebih besar dari tahun kemarin,” ungkap Minto saat Rapat Pembahasan Lanjutan Program Pembinaan Atlet Unggulan Daerah di Ruang Fitnes KONI Beltim, Jumat (19/3/21).

Lebih lanjut Minto mengatakan atlet yang terpilih akan berdasarkan capaian prestasi yang pernah diraih dalam kejuaraan. Atlet harus memperoleh medali emas atau perak sekurang-kurangnya di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) atau Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA).

“Kita berdasarkan kemampuan inpidu bukan keberhasilan cabornya. Tapi Kemampuan prestasinya, perkembangan fisik dan tekniknya, untuk diupayakan pembinaannya semaksimal mungkin sehingga prestasinya sampai ke tingkat nasional,” kata Minto.

Minto yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Pengembangan Bakat Olahraga dan Prestasi di Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Beltim itu menyatakan program atlet ungggulan merupakan cara KONI untuk menciptakan atlet Kabupaten Beltim yang mampu berprestasi sampai ke tingkat nasional hingga internasional.

“Fokus kita bukan hanya untuk menciptakan atlet untuk Porpov, namun lebih dari itu kita mengupayakan prestasi atlet Kabupaten Beltim ada yang tembus sampai ke tingkat regional, nasional hingga internasional,” ujar Minto.

Minto menambahkan program tersebut bukan hanya untuk pembinaan atlet yang sudah mempunyai prestasi, namun atlet yang belum punya prestasi juga harus dibina dan difasilitasi hingga berprestasi.

“Jadi atlet unggulan I, unggulan II dan lapisan III ini yang belum punya prestasi, tetap kita akomodir untuk pembinaan atlet sampai mereka berprestasi,” jelas Minto.(*)




TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL