Sardiyono: Sampah Masker Covid-19 Tak Boleh Dibuang Sembarangan

Kabid Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung, Sardiyono.(fiz/wb)
Kabid Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung, Sardiyono.(fiz/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com, Sampah masker di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) belum terkendali dengan baik. 

Kabid Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung, Sardiyono mengatakan limbah medis Covid-19, berupa sampah masker terus bertambah setiap harinya, Senin (22/3/2021).

"Sesuai pedoman kita, kalau botol vaksin dan jarum, nah itu harus dibakar menggunakan incinerator. Kalau masker ini kita kesulitan, karena masyarakat juga punya. Tapi juga kan belum tentu ada Covid-19-nya, jadi kalau dibuang ke incinerator agak kesulitan," ungkap Sardiyono saat diwawancarai, Senin (22/3/2021).

Menurut Sardiyono, seharusnya limbah masker tidak boleh dibuang ke sembarang tempat. Seharusnya, sampah tersebut langsung dibuang ke tempat sampah khusus. Kedepan, pihaknya akan mendukung pengelolaan limbah Covid-19 di rumah tangga, sehingga sampah masker tidak membuat penularan Covid-19 semakin meluas.

"Kalau sudah tau mereka isolasi mandiri, ketika setelah dirawat, dan lain-lain memang ini harus diperhatikan. Tidak boleh buang (masker--red) dimana-mana, petugas harus mengintruksikan kegiatan itu," ujarnya.

Sementara itu, terkait limbah pasca vaksinasi Covid-19, pihaknya sudah melakukan sterilisasi. Menggunakan cool box, limbah tersebut dibawa petugas menuju sarana kesehatan Provinsi Babel, selanjutnya menuju RSUD Dr Ir Soekarno untuk dimasukkan ke incinerator.

"Provinsi Babel kita ada beberapa sarana, di Poltekkes, di Poliklinik Kesehatan, di RS Bhayangkara, kemudian di Korem, sama di Labkesda," terangnya.

Ia membeberkan, kabupaten/kota di Provinsi Bangka Belitung juga telah disurati untuk berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup setempat, terkait pengelolaan limbah B3 Covid-19.

Menurutnya, masing-masing kabupaten/kota sudah memiliki incinerator, sehingga tidak memiliki kendala dalam pengendalian limbah Covid-19.

"Kalau untuk incinerator belum ada bantuan dari pemerintah pusat. Selama ini masih cukuplah (incinerator--red) kita," tutupnya.(fiz/wb)




TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL