Bertemu Aliansi Bela Habaib dan Ulama, Kajari Bangka Barat Sempat Menangis

Chairul Aprizal    •    Kamis, 25 Maret 2021 | 12:55 WIB
Nasional
Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Barat Helena Octavianne SH MH tiba-tiba menangis disela-sela audensi dengan para perwakilan Aliansi Bela Habaib dan ulama, Kamis (25/03/2021), di Aula Kejari Bangka Barat. (rul/wb)
Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Barat Helena Octavianne SH MH tiba-tiba menangis disela-sela audensi dengan para perwakilan Aliansi Bela Habaib dan ulama, Kamis (25/03/2021), di Aula Kejari Bangka Barat. (rul/wb)

MUNTOK,www.wowbabel.com -- Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Barat Helena Octavianne SH MH tiba-tiba menangis disela-sela audensi dengan para perwakilan Aliansi Bela Habaib dan ulama, Kamis (25/03/2021), di Aula Kejari Bangka Barat.

Helena akui air matanya yang jatuh itu karena merasa terharu ternyata banyak mendapatkan doa dari para massa aliansi hari ini.

"Jadi jujur kenapa saya menangis karena saya merasa terharu, saya gak malu karena saya didoakan banyak ulama sekian banyak umat, Alhamdulillah mohon maaf saya begini  saya menangis," tutur Helena.

Helena mengaku tidak ada yang tahu seberapa banyak dosa selama ini tapi dengan banyaknya doa maka berharap dapat diijabah.

"Kalau yang pasti masuk surga itu Nabi kita karena sudah janji Allah kepada Nabi kita kekasih-Nya. Saya terharu Allah memberikan kesempatan saya bertemu bapak-bapak semuanya saya didoakan," kata Helena penuh haru. 

"Saya dimuliakan, padahal saya ini hanya manusia, manusia biasa yang kebetulan mendapat amanah menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Barat," imbuhnya. 

Helena menyebutkan pihak yang hadir telah menyampaikan dengan baik dan diterima dengan baik, jika dalam penyampaian aspirasi ada yang keceplosan dengan tutur kata yang kurang pantas itu semua tidak luput dari kesalahan serta kekhilafan sebagai sesama umat manusia.

"Saya pun banyak kesalahan makanya Pak Des tadi bilang, Ibu kenapa, terharu saya karena saya punya kesempatan di doakan oleh banyak orang," ucap Helena.

Diakui Helena ilmu agamanya masih jauh jika dibandingkan dengan para massa yang menyampaikan tuntutan pembebasan Habib Rizieq Shihab tersebut.

"Saya hanya manusia biasa yang Alhamdulillah dapat menjalankan amanah sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Barat, mohon doa restu juga dari bapak-bapak," tukasnya.(rul/wb) 





MEDSOS WOWBABEL