Kapal Kandas di Terusan Suez, Harga Timah Akan Naik Signifikan

Abeng    •    Kamis, 25 Maret 2021 | 22:08 WIB
Ekonomi
Kandasnya Ever Given kapal kontainer terbesar di terusan Suez telah menghambat pasokan logam dari Asia ke Eropa. Sebanyak 165-185 kapal pengangkut barang saat ini tertahan.(ist)
Kandasnya Ever Given kapal kontainer terbesar di terusan Suez telah menghambat pasokan logam dari Asia ke Eropa. Sebanyak 165-185 kapal pengangkut barang saat ini tertahan.(ist)

LONDON, wowbabel.com  -- Asosiasi Timah Internasional (ITA)  mengingatkan pasokan timah ke Eropa kembali tersendat dalam dua minggu ke depan. Dampaknya harga timah dunia  akan  semakin tertekan.

Kandasnya Ever Given kapal kontainer terbesar di terusan Suez telah menghambat pasokan logam dari Asia ke Eropa. Sebanyak 165-185 kapal pengangkut barang saat ini tertahan.

"Berita tentang kapal kontainer yang menutup terusan Suez tidak akan menjadi kabar yang baik bagi pengguna timah Eropa yang sudah menunggu logam dari Asia. Ever Given (kapal kontainer) kemungkinan akan tetap macet hingga Minggu atau Senin ketika air pasang lebih tinggi," kata James Willoughby Analis Pasar Asosiasi Timah Internasional (ITA) dalam keterangan resminya di iternationaltin.org, Kamis (25/3/2021). 

Sekitar 13 persen barang untuk kebutuhan dunia diangkut kapal melewati kanal di terusan Suez Mesir setiap tahun. Saat kapal kontainer kandas sudah ada sekitar 165-185 kapal barang yang menunggu untuk melewati kanal terusan Suez.

Termasuk kapal pengangkut timah dari Asia menuju Eropa. Oleh sebab itu pasokan timah yang sudah defisit di pasar London Metal Exchange akan makin menipis.

"Situasi ini dapat menambah tekanan lebih lanjut pada premium timah Eropa, yang harganya sudah dua kali lebih tinggi dari tahun lalu," tambah James.

Padahal, menurut ITA harga timah berada dalam konsolidasi selama hampir dua minggu terakhir. Harga timah dunia telah menembus sekitar USD 25.500 per ton sehingga tertahannya pasokan menjadi alasan untuk membuat pergerakan harga timah lebih signifikan.

Data dari ITA, pasokan timah ke pasar dunia turun drastis pada tahun 2020 akibat tersendatnya ekspor timah dari Indonesia sebagai produsen terbesar dunia. Hingga memasuki bulan Maret 2021, pasokan timah dari Indonesia masih tersendat, sementara permintaan pasar cukup besar. 

Sebuah kapal kontainer buatan perusahaan transportasi Evergreen Marine pada hari Selasa (23/3) pagi mengalami gagal kendali dan menutup jalur utama Terusan Suez, Mesir. Kapal bernama Ever Given tersebut memiliki panjang sekitar 400 meter dan lebar sekitar 59 meter. 

Ever Given berbendera Panama dengan pemiliknya terdaftar di Jepang.  Dilansir dari Channel News Asia, lalu lintas di jalur perairan sempit itu terhambat sejak Selasa pagi karena Ever Given tak kunjung bisa dikembalikan ke posisi normal. (*)



MEDSOS WOWBABEL