Helena Wanti-wanti Masyarakat Jangan Tertipu Permintaan Uang yang Mengatasnamakan Kejari Babar

Chairul Aprizal    •    Jumat, 26 Maret 2021 | 10:18 WIB
Lokal
Caption: Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Barat, Helena Octavianne. (rul/wb)
Caption: Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Barat, Helena Octavianne. (rul/wb)

MUNTOK, www.wowbabel.com -- Kepala Kejari (Kejaksaan Negeri) Bangka Barat Helena Octavianne menyampaikan agar jangan ada lagi yang terkena tipu oleh oknum yang mengatasnamakan Kejaksaan Negeri Bangka Barat.

Helena menyebutkan, ada kejadian oknum yang mengatasnamakan Kejaksaan Negeri Bangka Barat menipu pegawai dan pejabat di Pemerintah Daerah untuk meminta sejumlah uang.

"Memberitahukan kepada masyarakat bahwa Kejaksaan Negeri itu tidak pernah meminta suatu bentuk apapun yang tidak bertanggung jawab," kata Helena, Jumat (26/03/2021).

Ia masyarakat apabila ada yang menghubungi dengan mengatasnamakan Kejari Bangka Barat maka segera dicek kebenarannya, dengan mengkonfirmasi langsung ke Kejaksaan agar tidak termakan informasi hoaks.

"Ada kejadian dua orang sudah ketipu iya (pegawai Pemda-red) kami Kejaksaan Negeri Bangka Barat melakukan pelaporan ke polisi lewat Kasi Intel sehubungan dengan penipuan ini karena mengatasnamakan nama Mario Kasi Intel dan Kajari Helena Octavianne," jelasnya.

Helena menuturkan kejadian tersebut pelaku mengatasnamakan Kejari Bangka Barat menghubungi korban diminta uang sejumlah Rp5 juta dengan modus akan ada kunjungan dari Kejaksaan Agung.

"Korban ngerasa enggak ada masalah bantu, kemudian permintaan kedua ada lagi Rp5 juta, terus korban bilang minta maaf enggak ada uang, jadi bukan karena korban terpaksa tapi korban ditipu bilangnya ada tamu dari Kejagung mohon bantuannya," sebut Helena.

Helena menyampaikan kepada pemerintah daerah, masyarakat umum khususnya di Kabupaten Bangka Barat jangan termakan berita-berita hoaks.

"Langsung konfirmasi ke Kejaksaan, ada nomor kita dan media sosial kita Instagram, Facebook, youtube, tiktok, ada nomor kejaksaan 081113007322 itu," tutur Helena.

Helena tidak ingin ada lagi yang tertipu, dirinya menuturkan tidak akan dampaknya dengan rencana WBBM Kejari Bangka Barat karena Kejari sudah melaksanakan tugas dan keterbukaan publik dengan baik. (rul/wb)



MEDSOS WOWBABEL