Sebanyak 265 Balita di Bangka Belitung Terpapar Covid-19

Hafiz Wow    •    Senin, 29 Maret 2021 | 17:14 WIB
Lokal
Ilustrasi (net)
Ilustrasi (net)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com, Pasien covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menyentuh angka 9.144 orang, Minggu (28/3/2021). Data Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Babel, pasien covid-19 didominasi orang dewasa 22 hingga 44 tahun, yakni 4.637 kasus.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Babel, Andi Budi Prayitno menyebutkan berdasarkan kelompok umur, kasus balita terpapar covid-19 sebanyak 265 kasus, anak-anak dan remaja (5-19 tahun--red) sebanyak 1.099 kasus. 

Sementara itu, untuk kategori lanjut usia (45-69 tahun--red) kasus covid-19 mencapai 2.357 orang. Kemudian, untuk kategori umur 70 tahun keatas sebanyak 189 kasus.

"Kami tak bosan-bosannya mengimbau dan mengajak serta menggarisbawahi bahwa kesadaran dan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan adalah cara paling sederhana dan mudah serta murah agar kita dan orang-orang di sekitar kita tidak terpapar covid-19," kata pria yang akrab disapa ABP, Minggu (27/3/2021).

Ia menambahkan, hingga saat ini pasien perempuan lebih tinggi sedikit dibandingkan pasien laki-laki di Babel, yakni di angka 4.511 kasus atau 50,7%.

Selanjutnya, ABP menyampaikan pelaksanaan vaksinasi covid-19 di Bangka Belitung berjalan selama 72 hari dan akan terus dilakukan sepanjang tahun 2021.

"Untuk mewujudkan herd immunity atau kekebalan komunitas atau kelompok dari serangan covid-19, sekaligus diharapkan dapat mengurangi transmisi dan penularan covid-19, menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat virus corona," terangnya.

ABP menyebutkan, hingga Sabtu (27/3/2021 kemarin, vaksinasi covid-19 telah dilakukan kepada SDM kesehatan sebanyak 13.134 vaksin, petugas pelayanan publik sebanyak 89.573 vaksin, lanjut usia sebanyak 79.288 vaksin, dan calon jamaah haji sebanyak 22 vaksin.

Ia menegaskan meskipun vaksinasi covid-19 sudah diberikan, tidak berarti bahwa orang yang sudah paksin boleh mengabaikan protokol kesehatan. Semua pihak diminta untuk tetap menjaga diri dari potensi terpapar covid-19.

"Kemungkinan virus ini telah beradaptasi atau bermutasi, mengingat di Babel saat ini penularannya tidak lagi didominasi oleh kasus impor, namun sudah terjadi kasus transmisi lokal yang cukup banyak," tambahnya.

"Tampaknya slogan 3M dan juga 5M sudah terlalu sering diulang-ulang. Maka kedewasaan menjaga kesehatan demi diri sendiri, keluarga, dan orang lain di sekitar kita sudah sepatutnya menjadi kesadaran kita bersama," pungkas ABP. (fiz/wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE