Mayat Mengapung di Sungai Pangkalarang Bikin Geger Warga

Tim_Wow    •    Selasa, 30 Maret 2021 | 10:37 WIB
Nasional
Caption foto : Evakuasi mayat mengapung di Sungai Pangkalarang, Pangkalpinang, Selasa (30/3/2021).
Caption foto : Evakuasi mayat mengapung di Sungai Pangkalarang, Pangkalpinang, Selasa (30/3/2021).

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Warga di Kelurahan Ketapang, Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), digegerkan dengan sesosok mayat mengapung di Sungai, Selasa (30/3/2021).  Belum diketahui identitas dan penyebab kematian korban.

Mayat pria tersebut pertama kali ditemukan warga sekitar dan anggota TNI AL yang tengah melaksanakan patroli, membawa mayat tersebut dari tengah ke pinggir sungai.

Lokasi penemuan mayat persis di Sungai Pangkalarang, di belakang Rusunawa Pangkalbalam. Saat ditemukan korban mengapung dalam kondisi terlungkup, dengan mengenakan baju warna hitam dan celana pendek warna coklat.

Tim Inafis Polres Pangkalpinangyang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi korban dari sungai dengan dibantu warga sekitar.

Menurut Kapolsek Tamansari Pangkalpinang, Kompol Robby Nurdianto, pihaknya mendapat laporan kejadian tersebut, pada pukul 7.30 WIB. 

"Kami mendapat laporan mayat ditemukan saat anggota TNI AL yang sedang melaksanakan patroli ditengah sungai. Oleh anggota TNI itu, mayat dibawa ke pinggir sehingga memudahkan kami mengevakusi," kata Kapolsek.

Namun, dipastikan identitas korban, karena saat ditemukan tidak ditemukan tanda pengenal seperti KTP dan lainnya pada korban.

"Untuk identitasnya kami masih melaksanan lidik dan sidik. Mudah-mudahan secepatnya dapat terungkap identitas korban," ujarnya.

Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD DH Pangkalpinang untuk proses visum.

"Untuk sementara ini secara fisik kami belum bisa melihat ada tanda-tanda kekerasan. Nanti proses lidik dan sidik yang akan menjelaskan apakah ada tanda kekerasan sehingga membuat korban meninggal dunia," ucapnya.

Sementara itu, menurut Ketua RW 03 Kelurahan Ketapang, Dadang, korban bukan merupakan warganya.

"Tadi kami sudah lihat langsung, tidak ada yang mengenalnya. Tapi ada kemiripan 80 persen, tapi telah kami cek itu bukan dia," katanya.(dag/wb) 







TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL