Penjual Kue di Toboali Nyambi Jual Tramadol

Aston    •    Selasa, 30 Maret 2021 | 17:13 WIB
Lokal
Caption: Satuan Reserse Narkoba Polres Kabupaten Bangka Selatan (Basel) mengamankan seorang perempuan inisial SA (37) Warga Bukit Permai Toboali karena menjual pil Tramadol HCL, Selasa (30/3/2021).  (as/wb)
Caption: Satuan Reserse Narkoba Polres Kabupaten Bangka Selatan (Basel) mengamankan seorang perempuan inisial SA (37) Warga Bukit Permai Toboali karena menjual pil Tramadol HCL, Selasa (30/3/2021). (as/wb)

TOBOALI, www.wowbabel.com --  Satuan Reserse Narkoba Polres Kabupaten Bangka Selatan (Basel) mengamankan seorang perempuan inisial SA (37) Warga Bukit Permai Toboali karena menjual pil Tramadol HCL, Selasa (30/3/2021). 

Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti obat yang masuk dalam jenis psikotropika tersebut sebanyak 4.301 butir. 

Kabag Ops Polres Basel, AKP Surtan Sitorus mengatakan, jika diuangkan barang bukti tramadol yang diamankan dari tersangka ditaksi sebesar Rp43 Juta Rupiah. 

"Tersangka SA kami amankan dikediamannya di jalan Bukit Permai sekitar pukul 11.30 WIB tadi," kata AKP Surtan kepada wartawan. 

Tersangka ditangkap karena menjual tramadol tanpa izin. Disamping itu izin edar tramadol HCL sudah dicabut pemerintah lantaran masuk dalam jenis psikotropika. 

" Tramadol HCL ini sudah dicabut izinnya jadi tidak boleh lagi diperjual belikan," kata AKP Yandrie C Akip Kasat Narkoba Polres Basel. 

Polisi sempat melakukan pengembangan dari masa tersangka mendapatkan tramadol tersebut. Hanya saja, seseorang yang diungkapkan tersangka AS berhasil melarikan diri dan ditetapkan sebagai  daftar pencarian orang (DPO). 

Tersangka akan dijerat pasal 197 Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 Tentang kesehatan. 

" Ancaman hukuman paling lama 15 Tahun penjara," tukasnya. (as/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL