Begini Kronologis Pekerja TI Selam Tewas Usai Perbaiki Tali Jangkar

Dwi H Putra    •    Selasa, 06 April 2021 | 14:25 WIB
Lokal
Ilustrasi (dok/wb)
Ilustrasi (dok/wb)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com -- Tambang inkonvensional (TI) dengan sistem selam kembali memakan korban jiwa, kali ini kecelakaan tambang menimpa Agus Gustiawan (19) warga Kampung Nelayan II Kelurahan Sungailiat, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) pada Senin (5/4/2021) siang. 

Kapolres Bangka, AKBP Widi Haryawan melalui Kasat Polair Polres Bangka, AKP Yanto, mengatakan peristiwa yang terjadi Senin siang tersebut berawal sekitar pukul 07.00 WIB, TI perahu jenis selam KM Cabe Rawit GT 5, milik Agus Suharmanto berikut empat anak buah kapal (ABK) berangkat seperti biasanya untuk mencari timah di wilayah Perairan Laut Nelayan II.

"Jarak tempuh kurang lebih 2 mil dari bibir pantai dan pada sekitar pukul 08.30 WIB setibanya di lokasi kerja langsung bekerja seperti biasa melakukan aktivitas penyelaman untuk mencari timah," kata AKP Yanto di Sungailiat, Selasa (6/4/2021). 

Kemudian sekitar pukul 11.30 WIB para pekerja beristirahat  dan makan siang, usai istirahat sekitar pukul 12.00 WIB perahu bergeser lantaran tidak menemukan timah.  Saat itu diketahui tali jangkar perahu TI selam tersangkut di jangkar TI perahu milik Dadang yang bersebelahan dengan perahu Agus Suharmanto. 

"Kemudian dengan inisiatif sendiri korban mengambil kacamata selam lalu terjun ke air dengan maksud memperbaiki atau melepaskan tali jangkar yg tersangkut tersebut," jelas AKP Yanto. 

"Tidak lama korban terjun dengan posisi kurang lebih 5 meter dari perahu, korban muncul ke permukaan dengan posisi panik dan tangan korban melambaikan mengisyaratkan minta tolong," ujarnya. 

"Lalu teman korban Misdar dan Agus Suharmanto langsung terjun untuk menyelamatkannya, korban dalam keadaan pingsan/ lemas lalu naikan dan dibawa ke darat sambil diberikan pertolongan," papar Kasat Polair.

Korban pun langsung dibawa ke Rumah Sakit Medika Stania, setiba di rumah sakit dokter langsung melakukan pengecekan kondisi korban sudah meninggal dunia.

"Sekitar pukul 14.00 WIB korban diserahkan kepada pihak keluarganya dan pukul 17.00 WIB, korban dimakamkan oleh pihak keluarga tanpa melaporkan ke pihak aparat setempat," pungkas AKP Yanto. (dwi/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL