Enam Warga Kenanga Divonis Hukuman Satu Bulan Tanpa Ditahan

Dwi H Putra    •    Selasa, 06 April 2021 | 14:34 WIB
Lokal
Caption: Warga Kenanga ketika mengikuti sidang online di Kejaksaan Negeri Sungailiat, Selasa (6/4/2021). (dwi/wb)
Caption: Warga Kenanga ketika mengikuti sidang online di Kejaksaan Negeri Sungailiat, Selasa (6/4/2021). (dwi/wb)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com - Sidang enam warga Kenanga, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) kembali dilaksanakan Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat dengan agenda pembacaan putusan hakim, pasa Selasa (6/4/2021) siang secara online, dimana para terdakwa mengikuti sidang dari Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sungailiat.

Majelis Hakim dipimpin Hakim Ketua, Fatimah, memutuskan keenam warga Kenanga dinyatakan bersalah yakni Robandi, Muhammad Yusuf, Mulyadi, Syamsul Efendi, Heti Rukmana dan Aditama bersalah dan memvonis keenam terdakwa dengan hukuman 1 bulan tanpa ditahan ditambah 4 bulan percobaan dan denda sebesar Rp 5.000.

"Dinyatakan terbukti bersalah Pasal 228 KUHP jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP sebagaimana dakwaan pertama, dipidana selama 1 bulan dengan masa percobaan 4 bulan," kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat, Firman Jaya menirukan putusan hakim di Sungailiat, Selasa (6/4/2021). 

Lanjutnya putusan 1 bulan pidana, para terdakwa tidak perlu menjalani hukuman dipenjara, kecuali dalam masa 4 bulan percobaan belum habis para terdakwa melakukan tindak pidana lain.

"Jadi tidak perlu menjalani hukuman kecuali saat masa percobaan melakukan tindak pidana lain," ujarnya. 

Firman menambahkan terkait putusan majelis hakim baik Jaksa Penuntut Umum (JPU) maupun pengacara terdakwa menyatakannya pikir-pikir.

"Masa pikir-pikir selama tujuh hari, jika tidak ada sikap maka dinyatakan menerima putusan," pungkas Firman. 

Sementara itu, sejumlah warga Kenanga tampak berada di Gazebo halaman Kantor Kejari Sungailiat menunggu jalannya sidang.

Sutrisno salah satu suami terdakwa Hety Rukmana, mengatakan bahwa dirinya berharap putusan hakim terhadap istrinya dan lima orang lainnya tidak bersalah.

Jika putusan hakim tidak sesuai dan menyatakan para terdakwa bersalah maka akan dilakukan upaya banding.

"Beberapa bulan ini keadaan tidak adil bagi istri dan lima warga Kenanga lainnya, semoga hari ini keputusan hakim benar-benar adil memberikan putusan tidak bersalah," harap Sutrisno

Sutrisno menambahkan sejak kasus ini mulai ditangani kejaksaan dan sempat dilakukan penahanan istrinya dalam keadaan hamil dan meninggalkan anak bayi di rumah. 

Para terdakwa sempat ditahan sebelum akhirnya para terdakwa oleh hakim dikenakan tahanan rumah. (dwi/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL