Pengurus Masjid Diminta Waspadai Pencurian Kotak Amal dan Curanmor

Tim_Wow    •    Senin, 12 April 2021 | 17:37 WIB
Lokal
Polres Pangkalpinang bersama Pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Pangkalpinang mengumpulkan seluruh perwakilan pengurus musala dan masjid se-Kecamatan Gabek, Pangkalpinang, Senin (12/4/2021).(wb)
Polres Pangkalpinang bersama Pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Pangkalpinang mengumpulkan seluruh perwakilan pengurus musala dan masjid se-Kecamatan Gabek, Pangkalpinang, Senin (12/4/2021).(wb)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Pengurus masjid dan musala diminta untuk mewaspadai terjadinya pencurian kotak amal dan kendaraan bermotor yang terjadi di lingkungan masjid atau musala.

"Beberapa kasus kriminal sering terjadi di masjid atau musala, seperti pencurian kotak amal dan kendaraan bermotor. Itu berdasarkan data dan informasi yang kami terima," ungkap Kasat Binmas Polres Pangkalpinang, Iptu Hardi saat mewakili Kapolres Pangkalpinang ketika bertemu dengan seluruh perwakilan pengurus musala dan masjid se-Kecamatan Gabek, Pangkalpinang, Senin (12/4/2021).

Menurut Iptu Hardi, pencurian kotak amal masjid harus menjadi perhatian pengurus masjid dan musala, apalagi pada Bulan Ramadan. Lantaran banyaknya jemaah yang akan menyumbang ke kotak amal.

"Masalah kotak amal ini jadi perhatian tersendiri sehingga perlu diawasi. Kejadiannya di satu tempat, tapi hebohnya bisa se-Pangkalpinang bahkan sampai Marauke. Sehingga para pengurus masjid harus punya pola tersendiri untuk  mengamankannya," pesan Iptu Hardi.

Demikian juga dengan antisipasi pencurian sepeda motor atau curanmor, Iptu Hardi juga mengimbau pengurus masjid untuk membuat pola parkir yang aman sehingga jemaah yang menggunakan kendaraan lebih tenang beribadah.

"Terutama masjid di pinggir jalan, harus ada perhatiannya. Bisa juga memberdayakan remaja masjid," imbuh Iptu Hardi.

Ditambahkan Iptu Hardi selama Ramdan pihaknya agak melakukan patroli untuk menjaga kamtibmas namun tentunya harus didukung masyarakat.

"Nantinya akan ada Operasi Ketupat atau Operasi Kemanusiaan, sehingga anggota lebih banyak di lapangan daripada di kantor, kita berusaha menjada kamtibmas selama Bulan Ramadan," tutur Iptu Hardi.

Sementara itu Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Pangkalpinang, Johan mengatakan saat ini beberapa masjid di Pangkalpinang telah menerapkan aplikasi QRIS yang bekerjasama dengan Bank Sumsel Babel Syariah untuk kotak amal.

"Jadi bagi jemaah yang ingin menyumbang atau beramal cukup pakai scan barkode QRIS, uang masuk ke rekening masjid dan lebih aman. Ini salah satu cara untuk mengantisipasi pencurian kotak amal," kata Johan.

Johan menambahkan aplikasi tersebut bisa didapat secara gratis di Bank Sumsel Babel Syariah. (wb) 



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL