Wagub Babel Tandatangi Prasasti Peresmian Masjid dan Pesantren Markaz Alquran

Caption: akil Gubernur (Wagub) Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Abdul Fatah memberikan apresiasi tinggi kepada pengurus Yayasan Markaz Alquran saat penandatangan prasasti peresmian Masjid dan Pesantren Markaz Alquran, di Jalan Nyiur, Kelurahan Bukit Merapin Kota Pangkalpinang, Minggu (11/04/21). (IST)
Caption: akil Gubernur (Wagub) Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Abdul Fatah memberikan apresiasi tinggi kepada pengurus Yayasan Markaz Alquran saat penandatangan prasasti peresmian Masjid dan Pesantren Markaz Alquran, di Jalan Nyiur, Kelurahan Bukit Merapin Kota Pangkalpinang, Minggu (11/04/21). (IST)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Wakil Gubernur (Wagub) Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Abdul Fatah memberikan apresiasi tinggi kepada pengurus Yayasan Markaz Alquran saat penandatangan prasasti peresmian Masjid dan Pesantren Markaz Alquran, di Jalan Nyiur, Kelurahan Bukit Merapin Kota Pangkalpinang, Minggu (11/04/21).

Disampaikan Abdul Fatah bahwa, pembangunan Masjid Markaz Alquran telah berimplikasi pada arah pembangunan Babel 2022 dalam rangka pemulihan ekonomi dan kesehatan masyarakat untuk membentuk manusia Babel yang unggul dengan dua pilar yaitu, manusia beriman, bertakwa, serta berilmu. Hal inilah yang diupayakan Pembinan Yayasan, Ustaz Hardiansyah sebagai manusia yang beriman, bertakwa dan juga berilmu. 

"Saya menyambut baik kehadiran Masjid Markaz Alquran di tengah masyarakat Jalan Nyiur Bukit Merapin. Saya juga mengapresiasi sosok Ustaz Hardiansyah yang notabene hafiz quran yang telah menghadirkan rumah Allah ini. Tak bisa diukur keutamaan hafiz quran atas doa-doanya yang cepat dijabah Allah," ungkap Wagub Abdul Fatah. 

"Apa yang dilakukan pihak yayasan atas pembangunan masjid dan pesantren ini telah bersentuhan dengan arah pembangunan Babel 2022 dalam membentuk manusia unggul yang beriman, bertakwa serta berilmu," lanjutnya. 

Masjid yang dibangun dengan sumbangan pribadi ini memiliki bangunan yang artistik di tengah masyarakat padat, namun tetap dalam suasana yang tenang dan sangat nyaman. Dirinya berharap masjid ini dapat menjadi pusat bagi masyarakat yang belum memahami atau ingin memperdalam hal-hal yang berkaitan dengan Alquran. Sesuai dengan namanya, Markaz Alquran yang artinya pusat belajar Alquran.

Untuk diketahui bahwa, Masjid Markaz Alquran didirikan di lahan pribadi sejak Agustus 2018 oleh Ustaz Hardiansyah secara pribadi dan dibantu oleh murid-muridnya. Sehingga, pembangunan masjid dilakukan secara bertahap sesuai dengan anggaran yang ada. Proses pertukangan dilakukan oleh keluarga Ustaz Hardiansyah dari mulai ayah hingga saudara-saudaranya. Masjid kemudian dapat selesai 100% pada satu bulan yang lalu. 

Tujuan awal pembangunan adalah mendirikan pesantren Tahfidz Quran, akan tetapi Ustaz Hardiansyah menyebut untuk mendahului pembangunan masjid, mengingat manfaatnya yang sangat banyak. Selain untuk beribadah, masjid dapat digunakan untuk menimba ilmu dan bersilahturahmi. Dikatakan juga bahwa masjid dapat digunakan secara umum oleh masyarakat. 

Untuk itu, setelah peresmian masjid, akan disegerakan pembangunan ruang kelas dan asrama santri putra di lahan kosong sebelah masjid. Hal ini agar program Yayasan Markaz Alquran yang akan digulirkan dapat segera terlaksana dengan baik. 

"Harapan saya agar hadirnya Markaz Alquran ke depan dapat memberikan utrujah, sesuai hadis rasul yang artinya buah utrujah, buahnya manis, rasanya manis, baunya harum, bisa membawa kebaikan dan keberkahan kepada masyarakat," jelas Ustaz Hardiansyah usai acara. 

Hadir dalam peresmian adalah Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Toni Batubara, Lurah Bukit Merapen, dan masyarakat sekitar Bukit Merapin. (adv/*)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL