Curi Peralatan Tambang Liar, AS Diringkus Polisi

Caption: Polsek Simpang Teritip meringkus AS yang mencuri peralatan tambang. (IST)
Caption: Polsek Simpang Teritip meringkus AS yang mencuri peralatan tambang. (IST)

SIMPANGTERITIP, www.wowbabel.com -- Polsek Simpang Teritip tangkap As (22) warga Desa Terentang, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat yang mencuri alat diduga tambang liar di lokasi kolong Nyamuk Desa Mayang, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat, Selasa (13/04/2021), sekira pukul 01.00 WIB.

Pelaku pencuri alat tambang tersebut diringkus petugas kepolisian Unit Reskrim Polsek Simpang Teritip di Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok, Bangka Barat.

Kapolsek Simpang Tritip Ipda Rio Pranata Taringan menjelaskan, penangkapan tersangka berawal dari laporan Edi Posko (38) warga Jalan Abdul Malik Perum Dehangtuan Desa Bencahlesung, Kecamatan Tamatan Raya Pekan Baru yang sudah menetap di Desa Mayang sekarang. 

"Pada hari senin tanggal 12 April 2021 sekira pukul 07.00 WIB, pelapor ditelepon oleh saudara tatok yang memberi kabar bahwa  alat-alat mesin ti (tambang inkonvensional-red) yang berada dalam pondok hilang. Setelah itu pelapor berangkat ke lokasi tambang kolong nyamuk Desa mayang," jelas Kapolsek, Rabu (14/4/2021). 

Pada saat Edi mengecek ke lokasi tersebut mesin TI yang tadinya berada di sekitar pondok memang sudah tidak ada lagi bersama dengan tumpukan mesin TI yang berada dilubang sudah hilang.

 "Ternyata benar alat-alat TI yang sebelumnya korban simpan di atas pondok sudah tidak ada lagi, serta tumpukan mesin TI yang berada di lubang sudah tidak ada lagi," jelasnya.

"Kemudian sekira pukul 11.30 WIB korban pergi ke pondok Tatok, lalu Tatok dan Alek bercerita bahwa pada hari Minggu ( 11/4/2021) sekira pukul 19.30 WIB datang saudara AS itu ke pondok Tatok untuk meminjam sepeda motor, Tatok memberikan sepeda motor dan Alek yang menemani untuk mendorong sepeda motor AS yang mogok," sambungnya. 

Rio mengatakan, Alek melihat ada beberapa kumpulan diduga alat tambang seperti as kruk, roda banting, deksel belakang, dua as klahar, dan alat-alat lainnya.

 "Atas kejadian tersebut Korban mengalami kerugian sebesar sekitar Rp 3,5 juta  dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Simpang Teritip guna penyidikan lebih lanjut," ucapnya.

Kapolsek menuturkan dari pelaku, anggota Polsek Simpang Teritip turut mengamankan barang bukti berupa satu unit body mesin  Dongfeng 26 warna hitam, satu unit pompa keong warna hitam, satu unit roda gendang berserta as kruk, satu unit wayer, satu unit deksel belakang.  

"Selanjutnya pelaku beserta barang bukti dibawa ke Mapolsek Simpang  teritip guna proses hukum lebih lanjut," katanya.

Diketahui bahwa alat tambang yang dicuri oleh AS adalah milik pelapor Edi Posko yang digunakan untuk melakukan penambangan di lokasi kolong nyamuk berstatus HP. (rul/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL