Diduga Parkir Kendaraan Pengerit di SPBU Berok Tidak Gratis

Herdian wow    •    Rabu, 14 April 2021 | 00:08 WIB
Lokal
SPBU 24 331 72 Kelurahan Berok Kecamatan Koba, Bangka Tengah.(dok)
SPBU 24 331 72 Kelurahan Berok Kecamatan Koba, Bangka Tengah.(dok)

KOBA, www.wowbabel.com – Sejumlah kendaraan milik pengerit yang kerap beraktivitas di SPBU 24 331 72 Kelurahan Berok Kecamatan Koba, sering diparkirkan di dalam lokasi SPBU.

Dari penelusuran awak media, ternyata parkirnya kendaraan pengerit tersebut tidaklah gratis dan diduga ada pungutan sejumlah uang yang dilakukan oknum pegawai SPBU.

Satu diantara sekian banyak pengerit yang namanya minta dirahasiakan menyebutkan bahwa parkir kendaraan baik motor maupun mobil ada biayanya.

"Parkir di sana tidak gratis namun ada biayanya untuk mobil Rp 5 ribu dan fee ngerit Rp 5 ribu sedangkan untuk sepeda motor jika nembak dari depan dikenakan biaya Rp 5 ribu sampai Rp 10 ribu," ungkap pengerit tersebut Selasa, (13/4/2021).

Ia melanjutkan uang tersebut diberikan kepada salah satu oknum pegawai SPBU yang dikumpulkan oleh koordinator pengerit.

"Di sana sudah terstruktur dan masif dan permainan tersebut sudah berlangsung lama dan kami sebagai pengerit hanya itu saja aturan yang berlaku tanpa tahu uangnya untuk apa," tuturnya.

Sementara Kasat Reskrim Polres Bateng AKP  Rais Muin mengungkapkan antrean yang panjang di SPBU Berok memang sudah menjadi atensi Polres maupun Polsek Koba.

"Jika memang benar adanya permainan serta pungli di sana akan kita tangkap dan proses sesuai dengan aturan yang berlaku," tegasnya

Ia melanjutkan pengurus SPBU pernah dipanggil agar datang ke Polres Bateng untuk diberikan imbauan terkait tidak tertibnya pembelian BBM jenis premium terutama sepeda motor, namun sampai saat ini tidak juga datang.

"Saya sudah menginstruksikan Kanit Tipiter untuk meminta pengurus SPBU Berok datang ke kantor namun sampai dengan saat ini mereka tidak datang dan kita akan melakukan tindakan tegas di SPBU Berok tersebut," tukasnya.(her/wb)




MEDSOS WOWBABEL