Sebulan Usai Pelantikan Bupati, KPU Bangka Barat Bakal Lelang Logistik Pemilu

Caption: Logistik Pemilu yang Bakal Dilelang KPU Bangka Barat. (rul/wb)
Caption: Logistik Pemilu yang Bakal Dilelang KPU Bangka Barat. (rul/wb)

MUNTOK, www.wowbabel.com -- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU)  Kabupaten Bangka Barat Pardi menjelaskan Logistik Pilkada tahun 2020 bisa dilelang setelah 30 hari Bupati Bangka Barat terpilih dilantik, Rabu (14/4/2021).

Pardi mengatakan, logistik Pilkada 2020 Bangka Barat meliputi Kotak Suara, Bilik, dan Surat Suara secara aturan pelelangan logistik adalah salah satu bentuk cara pemusnahan logistik.

"Prosesnya itu dapat dilaksanakan 30 hari setelah pelantikan. Jadi setelah pelantikan Bupati terpilih itu baru bisa kita lakukan lelang, tapi sebelum pelantikan ini belum bisa," ucapnya. 

Ia menyebutkan, KPU Bangka Barat sudah membentuk tim untuk melakukan inventarisasi terkait bentuk logistik apa saja yang akan dimusnahkan atua dilelang oleh KPU Bangka Barat.

"Jadi tiga dokumen itu yang bakal kita lelang pertama adalah surat suara, kedua adalah kotak suara, dan ketiga adalah bilik suara, melelangnya ini nanti kita akan bersifat terbuka," ujar Pardi.

Pardi menuturkan, pelelangan logistik secara resmi melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) yang dapat diikuti oleh masyarakat, dan perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan kertas.

"Belum tahu harganya, itulah kita baru menyusun timnya untuk menentukan satuannya tadi seperti berapa harga perkilo karena itu mereka harus cek ke pasar atau bertanya dulu kordinasi dengan KPKNL," tuturnya.

Melakukan pelelangan logistik tersebut KPU Bangka Barat juga perlu persetujuan dari KPU RI yang diajukan sebelum kordinasi dengan KPKNL selaku panitia pelelangan.

"Jadi kita masih menunggu lah ini, ini masih proses karena belum dilantik jadi nunggu pelantikan lah ini paling cepat itu satu bulan," tutup Ketua KPU Bangka Barat. (rul/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL