Roni Beberkan Penambang Liar Beraksi Malam Hari di Teluk Kelabat Dalam

Firman    •    Kamis, 15 April 2021 | 23:08 WIB
Lokal
Masyarakat nelayan  dengan difasilitasi  Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman bertemu dengan pihak manajemen PT Timah.(fn/wb)
Masyarakat nelayan dengan difasilitasi Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman bertemu dengan pihak manajemen PT Timah.(fn/wb)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com  - Salah seorang perwakilan nelayan Kelabat Dalam, Abdul Roni meminta pihak kepolisian dapat menindak tegas aktivitas TI apung di perairan Kelabat Dalam.

"Kami minta aktivitas TI apung di perairan Kelabat Dalam, dapat ditindak tegas. aktivitas penambangan tersebut kembali berlangsung pada malam hari," ungkap Roni saat audiensi dengan gubernur, Direktur Operasi dan Produksi PT Timah Agung Pratama, Kapolda, Dandrem, Kajati, Danlanal, dan sejumlah perwakilan nelayan lainnya, di Gedung Serbaguna PT Timah Tbk, Kamis (15/4/2021) sore.

Mendengar hal itu Kapolda Bangka Belitung, Irjen (Pol) Anang Syarif Hidayat langsung memanggil dan meminta Kapolres Bangka, AKBP Widi Haryawan yang hadir dalam audiensi itu melakukan penindakan terhadap tambang-tambang ilegal di Kelabat Dalam.

"Terimakasih kepada para nelayan terutama Pak Roni yang telah memberikan informasi tentang pertambangan di malam hari, mungkin perlu saat ini paparan saya panggil Kapolres Bangka, karena dia laporan sama saya sudah tidak ada," tegas Anang.

Anang juga meminta Roni bersama Kapolres Bangka untuk turun langsung ke lokasi yang dimaksud,  guna memastikan masih ada tidaknya aktivitas penambangan di perairan Teluk Kelabat Dalam.

"Kalau memang masih ada Bapak Roni dan  Kapolres langsung ke lokasi, cek betul masih ada apa gak," tegasnya.

Selain itu Anang menyebutkan, pihak Polda Babel akan bertindak satu komando, jika kebijakan tersebut A, jajaran dibawahnya pun harus A.

"Jadi Polda Babel ini satu komando, kalau saya sendiri Kapolda ngomong A,  Kapolres harus A,  kapolsek harus A, Bhabinkamtibmas harus A, dan tidak ada Kapolda ngomong A, Kapolresnya ngomong A plus, gak ada kita satu komando," tukas Jendral Bintang dua di Polda Babel ini.(fn/wb)




TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL