13 Titik di Bangka Barat Masih Blank Spot di Lima Kecamatan

Caption: Plt Diskominfo Bangka Barat Indra Saputra. (rul/wb)
Caption: Plt Diskominfo Bangka Barat Indra Saputra. (rul/wb)

MUNTOK, www.wowbabel.com -- Dinilai DPRD Bangka Barat pada LKPJ Bupati Tahun 2020 Program Penataan BTS belum maksimal, Diskominfo Bangka Barat langsung gerak cepat turunkan tim untuk konfirmasi titik-titik yang masih blankspot.

"Rekomendasi yang disampaikan di DPRD terkait dengan leading sektornya Kominfo ada dua, pertama itu terkait penataan Base Tranceiver Station yang belum sesuai dengan rencana pengembangan telekomunikasi daerah sehingga masih ada Desa yang blank spot," ucap Plt Diskominfo Bangka Barat Indra Saputra, Jumat (16/04/2021).

"Setelah mendapatkan rekomendasi tersebut kami langsung rapat internal dengan bidang penyelenggaraan E-government, untuk tim saya perintahkan bergerak ke Desa-desa berdasarkan data awal pada hari itupun langsung," sebutnya.

Indra menyebutkan, terdeteksi baru 13 titik dari hasil sementara penelusuran dilapangan  Desa dari lima Kecamatan yang masih blank spot tapi sampai sekarang tim terus bergerak mendata lebih lengkap.

"Sementara 13 titik blankspot yang tersebar di lima Kecamatan. Nanti apabila sudah selesai semua mendapati kordinat terkait dengan blankspot ini," ujarnya.

Kominfo bersama mitranya PT.Icon+ yang merupakan anak perusahaan PT PLN yang sudah bekerjasama sejak tahun 2017 untuk mencari solusi terkait titik yang teridentifikasi blankspot.

"Disamping itu Kominfo Bidang E-government bersama mitra akan langsung ke Desa-desa termasuk walaupun Desa yang telah memiliki jaringan internetnya tetapi mereka belum maksimal," tukasnya.

Indra menyebutkan Desa yang belum maksimal jaringan internetnya nanti akan ditawarkan ke Desa untuk ikut bekerjasama dengan PT.Icon+ dalam hal memperkuat jaringannya agar dapat lebih menjual pariwisata dan potensi yang ada di Desanya serta membantu sektor pendidikan selama pandemi.

"Sekaligus kami memberikan sosialisasi tentang pembuatan website dan pandangan kebermanfaatan adanya website dan seterusnya jadi itu yang kami lakukan setelah mendapatkan dan mendengar rekomendasi dari DPRD terkait LKPJ Bupati Tahun 2020," sebut Indra.

Indra menegaskan bahwa BTS bukan tower, BTS fungsinya mengirimkan dan menerima sinyal radio, perangkat komunikasi seperti telepon seluler, telepon rumah dan sejenisnya.

"Kemudian radio tersebut akan diubah jadi sinyal digital yang dikirim ke terminal lain menjadi sebuah pesan atau data," terang Indra.

Ketika ada kekeliruan di masyarakat bahwa BTS adalah tower, dijelaskan Plt.Kominfo Bangka Barat bahwa BTS seperti sebuah infrastruktur telekomunikasi yang memfasilitasi komunikasi nirkabel atau piranti komunikasi.

"Kalau dikatakan Tower itu iya tetapi ada sarananya, ada pirantinya infrastrukturnya," tutup Indra. (rul/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL