Pantau Tambang Laut Sukadamai, Kapolda Babel Naik Kapal Tactical

Aston    •    Jumat, 16 April 2021 | 21:50 WIB
Lokal
Kapolda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Anang Syarif Hidayati kembali melakukan pemantauan terhadap aktivitas pertambangan timah di Perairan Sukadamai Toboali Bangka Selatan, Jumat (16/4/2021) sekitar pukul 14.00 WIB.(as/wb)
Kapolda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Anang Syarif Hidayati kembali melakukan pemantauan terhadap aktivitas pertambangan timah di Perairan Sukadamai Toboali Bangka Selatan, Jumat (16/4/2021) sekitar pukul 14.00 WIB.(as/wb)

TOBOALI,www.wowbabel.com --  Kapolda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Anang Syarif Hidayati kembali melakukan pemantauan terhadap aktivitas pertambangan timah di Perairan Sukadamai Toboali Bangka Selatan, Jumat (16/4/2021) sekitar pukul 14.00 WIB. 

Pemantauan yang kesekian kali tersebut, kali ini Kapolda menyisir perairan Sukadamai menggunakan kapal cepat jenis Rigid Inflatable Boat (RIB). Kapal jenis speed boat berwarna hitam kecil ini biasa digunakan oleh Tim Tactical perairan. 

Tak kurang 60 menit Kapolda Babel yang didampingi Kapolres Basel, AKBP Agus Siswanto menyisir Perairan Sukadamai lokasi aktivitas pertambangan timah menggunakan ponton isap produksi (PIP) dan kapal isap produksi (KIP) dibawah kemitraan perusahaan  PT Timah Tbk. 

Kapolda mengatakan, pengecekan tersebut sebagai bentuk keseriusan aparat dalam mengawasi aktivitas pertambangan timah di perairan Sukadamai. 

Dirinya juga ingin kembali memastikan bahwa aktivitas berjalan sesuai prosedur pertambangan dan peralatan tambang yang beroperasi mengantongi legalitas. 

"Kami komitmen dengan apa yang kami sampaikan kemarin dan kami laksanakan di lapangan," kata Irjen Pol Anang Syarif Hidayat kepada wartawan. 

Pengecekan juga bertujuan menindak lanjuti penolakan masyarakat Tanjung Ketapang, yang mana ada rencana pergeseran lokasi penambangan ke perairan Tanjung Ketapang serta Batu Perahu. 

"Kami pastikan dan yakinkan kepada mereka masyarakat bahwa wilayah itu sampai sekarang PT Timah belum membuka peluang. Belum diberikan satu pun SPK," tuturnya. 

Sehingga ia menegaskan jika ada aktivitas penambangan di Perairan Tanjung Ketapang dan Batu Perahu, maka dipastikan aktivitas tersebut adalah ilegal dan akan dilakukan penertiban.(as/wb) 



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL