Jokowi : Pemerintah Tidak Senang Impor Beras

Tim_Wow    •    Kamis, 22 April 2021 | 08:44 WIB
Nasional
Caption: Presiden Jokowi saat meninjau  panen padi di Desa Wanasari, Kecamatan Bangodua,  Indramayu,  Rabu (21/4/2021).  (IST)
Caption: Presiden Jokowi saat meninjau panen padi di Desa Wanasari, Kecamatan Bangodua, Indramayu, Rabu (21/4/2021). (IST)

INDRAMAYU, www.wowbabel.com -- Presiden Joko Widodo menegaskan, pemerintah tidak akan melakukan impor beras. Sebaliknya, pemerintah terus berupaya membangun pertanian nasional yang semakin baik sehingga mampu meningkatkan produksinya. 

Dengan produksi yang semakin meningkat tersebut, diharapkan ketahanan pangan nasional dan swasembada dapat terwujud.

"Pemerintah sebetulnya tidak senang dan tidak suka yang namanya impor beras. Tetapi karena hitung-hitungan seperti banyak yang kena banjir, pandemi, kadang-kadang memang butuh kalkulasi itu sehingga perlu tambahan untuk cadangan," kata Presiden Jokowi saat meninjau  panen padi di Desa Wanasari, Kecamatan Bangodua,  Indramayu,  Rabu (21/4/2021). 

"Tetapi sudah kita putuskan bahwa sampai Juni tidak ada impor, insyaallah nanti sampai akhir tahun kalau kita tahan, produksinya bagus, juga tidak ada impor," imbuhnya.

Selain meninjau panen bersama, Presiden Joko Widodo juga sempat berdialog dengan sejumlah petani setempat. Dari hasil dialog tersebut diperoleh informasi bahwa para petani memerlukan terjaganya pasokan pupuk pertanian hingga kebutuhan akan tenaga atau alat pemanen padi saat panen raya.

"Pada saat panen bersamaan itu kesulitan dalam mencari tenaga kerja untuk panen sehingga tadi para petani menginginkan untuk diberikan combine harvester (mesin pemanen padi) dan tadi sudah saya iyakan, termasuk traktor dan pompa. Semoga ini segera bisa kita kirim," tuturnya.

Kabupaten Indramayu  merupakan kabupaten penghasil beras tertinggi secara nasional berdasarkan data produksi sepanjang tahun 2020.(wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL