Aniaya Teman Sekampung, Kakak Adik Masuk Penjara

Dwi H Putra    •    Jumat, 23 April 2021 | 17:53 WIB
Video Kite
Romadi Saputra alias Godang (17), Hendra alias Hen (23) warga Galang Luar Desa Penagan Kecamatan Mendobarat, Kabupaten Bangka.(dwi/wb)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com -- Penyesalan baru dirasakan setelah apa yang dilakukan menjadi sia-sia dan  berakhir buruk, demikian yang dirasakan kakak dan adik yakni Romadi Saputra alias Godang (17), Hendra alias Hen (23) warga Galang Luar Desa Penagan Kecamatan Mendobarat, Kabupaten Bangka. 

Seperti diungkapkan keduanya kepada wowbabel.com setelah diamankan Tim Buru Sergap (Buser), Intelkam Polres Bangka dan Polsek Mendo Barat. 

"Kami emang lah kesel sama korban ni bang, setiap minum selalu resek," kata Godang di Sungailiat, Jumat (23/4/2021). 

"Awal e kami emang nek ngasih pelajaran bai dengan memukulnya bai bang, tapi dak tau sampai kayak ni akibat perlakuan orang lain," ujarnya. 

Diakuinya sebelum memukul korban dan berakhir dengan tewasnya Hendra alias Bohel (25) ini, pelaku bersama korban sempat minum arak di tempat Aswandi alias Ceo (30) bersama kawan-kawan lainnya. 

"Sebelum e kami minum same-same lah bang, nah pas tu korban ni resek, timbul lah niat kami nek mukul die ni," cetusnya. 

"Ku mukul dua atau tiga kali, abang ku sekali, Kojek sekali, tau-tau datang Ceo kek kawan e langsung bacok korban ni," paparnya. 

Sementara itu, Hendra alias Hen, mengaku ikut melakukan pemukulan karena membela adiknya. 

"Ku ikut karena bela adik ku bai bang," tandas Hen. 

"Ni kedue kali e ku di penjara, dulu tahun 2016 waktu tu kasus nampung dan menjual sahang curian, di penjara selama delapan bulan," sesalnya. 

Nasi sudah jadi bubur, maka tinggal penyesalan yang ada dibenak keduanya, karena harus mendekam di sel dengan ancaman hukuman lima hingga 15 tahun penjara sesuai Pasal 338 ayat 2 ke 3 dan Pasal 170 ayat 3 KUHPidana. (dwi/wb)



MEDSOS WOWBABEL