Oknum Mantan Wartawan Jadi Bandar Sabu Ditangkap Polisi

Dwi H Putra    •    Jumat, 23 April 2021 | 19:09 WIB
Video Kite
Oknum mantan wartawan salah satu media di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), diringkus Satresnarkoba Polres Bangka.(dwi/wb)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com - Oknum mantan wartawan salah satu media di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), diringkus Satresnarkoba Polres Bangka. 

Pasalnya, oknum diketahui bernama Ary Priyanto alias Ari (41) warga Taman Pesona Bangka, Kelurahan Bukit Betung, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka ini menjadi bandar narkotika jenis sabu-sabu. 

"Dari tangan pelaku diamankan sebanyak 1.112,56 gram sabu, selain itu daun ganja serta beberapa barang bukti lainnya," kata Kapolres Bangka, AKBP Widi Haryawan SIK di Sungailiat, Jumat (23/4/2021). 

Dijelaskan Kapolres Bangka, pelaku diamankan Kamis (22/4/2021) pukul 21.46 WIB di area halaman Gedung Djuang Sungailiat, setelah melakukan penyelidikan terhadap pelaku yang sering melakukan transaksi narkoba di daerah itu. 

Ketika digeledah dari tangan pelaku ditemukan barang bukti sebanyak 24 bungkus permen berisikan sabu, kemudian dilakukan pengembangan di kediaman pelaku, ditemukan barang bukti yang lebih besar lagi diantaranya tiga bungkusan permen yang sudah dimodifikasi berisikan tiga kantong plastik bening berisikan kristal warna putih yg diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto seberat 0,88 gram, sebanyak 21 bungkusan permen yang dimodifikasi berisikan 21 kantong plastik bening berisikan kristal warna putih diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 6,55 gram, satu bungkusan permen yang dimodifikasi berisikan satu kantong plastik bening berisikan kristal warna putih diduga narkotika jenis sabu dg berat bruto 0,57 gram. 

Selain itu sebanyak tiga kantong plastik besar berisikan kristal warna putih diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 152,46 gram, enam kantong plastik berisikan kristal putih diduga narkotika sabu dalam bekas kaleng cat mowilex dg berat bruto 216,41 gram, dua kantong plastik berisikan kristal warna putih diduga narkotika jenis sabu dalam kotak rokok berat bruto 3,53 gram, tujuh kantong plastik berisikan kristal warna putih diduga narkotika jenis sabu dalam bekas kaleng cat lippo paint dg berat bruto 29,75 gram. 

Sebanyak dua kantong plastik besar berisikan kristal putih diduga narkotika jenis sabu kantong keresek merah di dalam bekas kaleng cat Lippo paint dg berat bruto 73,59 gram, satu kantong plastik besar berisikan kristal warna putih diduga narkotika jenis sabu dalam bekas kaleng cat Lippo paint dengan berat bruto 103,34 gram, satu kantong plastik besar berisikan kristal putih diduga narkotika jenis sabu ditemukan di lemari pakaian berat bruto 525,48 gram. 

Tidak itu saja diduga ganja didalam toples plastik dengan berat bruto 213,10 gram, dua bungkus kertas berisikan diduga narkotika jenis ganja dalam bekas kaleng cat mowilek dg berat bruto  13,43 gram, satu butir diduga ektasi atau inex warna hijau ditemukan dlm dompet warna unggu berat bruto 0,45 gram, satu buah timbangan digital besar, dua kaleng cat yaitu mowilek dan lippo paint, satu unit alat press plastik, lima pck permen untuk dimodifikasi sebagai akses transaksi narkoba jenis sabu.

Satu bungkus bekas bungkus teh dari cina untuk pembungkus narkotika jenis sabu, satu dus plastik strip bening berbagai ukuran, dua buku tabungan BCA, dua unit handphone merk Samsung warna merah dan hitam dan uang senilai Rp. 558.000.

"Ditemukan juga satu buah ID card pers atau jurnalis yang disimpan dalam dompet pelaku," jelas AKBP Widi. 

"Pasal 112 ayat (2) dan pasal 114 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika yakni memiliki, menyimpan dan menguasai, memgedarkan dan menjual narkotika jenis sabu," pungkasnya. (dwi/wb)




TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL