Layanan Antigen Bekas di Kualanamu Digerebek Polisi, Empat Orang Diciduk

Tim_Wow    •    Rabu, 28 April 2021 | 11:47 WIB
Nasional
Empat petugas Kimia Farma saat diinterogasi oleh  aparat Polda Sumatera Utara.(ist)
Empat petugas Kimia Farma saat diinterogasi oleh aparat Polda Sumatera Utara.(ist)

MEDAN,www.wowbabel.com -- Polda Sumatera Utara berhasil mengamankan empat orang petugas Laboratorium Rapid Antigen Kimia Farma di Lantai M Bandara Kualanamu Internasional Airport (KNIA), Selasa (27/4/2021) sore.

Empat petugas ini diduga menggunakan test rapid antigen bekas atau daur ulang kepada para penumpang, sehingga banyak mendapat keluhan dari calon penumpang. Setiap kali melakukan pemeriksaan rapid antigen di tempat tersebut, hasilnya calon penumpang selalu positif Covid-19.

Lantaran kerap mendapat laporan keluhan dari calon penumpang, maka anggota Ditkrimsus Polda Sumatera Utara mencoba membongkar praktik culas para petugas tersebut.

Pada Selasa (27/4/2021) sekitar pukul 15.05 WIB, anggota Krimsus Polda Sumut  yang berpakaian sipil menyamar sebagai calon penumpang salah satu pesawat dan melakukan test rapid antigen di Laboratorium Kimia Farma Bandara KNIA. Usai mengisi daftar, anggota polisi yang menyamar mendapatkan nomor antrean.

Tak lama polisi yang  menyamar tersebut dipanggil dan masuk ke ruang pemeriksaan untuk diambil sampel melalui kedua lubang hidung. Setelah diminta untuk menunggu hasilnya. Sekitar 10 menit menunggu, hasil yang didapatkan ternyata positif Covid-19.

Sempat terjadi perdebatan sengit dan akhirnya polisi menggeledah isi ruangan laboratorium terserbut dan seluruh petugas Kimia Farma dikumpulkan. Dari hasil penggeledahan ditemukan barang bukti berupa ratusan alat test rapid antigen bekas pakai  dan telah didaur ulang.

Salah satu petugas Kimia Farma saat diinterogasi polisi mengakui alat test rapid antigen yang telah digunakan dicuci dan dibesihkan. Kemudian alat tersebut digunakan kembali untuk calon penumpang berikutnya.

Sekitar pukul 16.15 WIB, aparat kepolisian yang dipimpin Kanit 2 Subdit 4 Tipiter Krimsus Polda Sumut, AKP Jeriko, menggelandang para petugas Kimia Farma berikut barang bukti ke Mapolda Sumatera Utara untuk diperiksa lebih lanjut.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa 2 unit komputer, 2 uni mesin printer, uang kertas, ratusan alat rapid test bekas yang sudah dicuci bersih dan dimasukkan ke kemasan, serta ratusan alat pengambil sampel rapid antigen yang masih belum digunakan.(bbs/*)




TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL