Pemkab Bateng Anggarkan Rp 44,8 Miliar untuk Refocusing Covid-19

Herdian wow    •    Rabu, 28 April 2021 | 23:16 WIB
Lokal
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bangka Tengah, Cherlini.(her/wb)
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bangka Tengah, Cherlini.(her/wb)

KOBA, www.wowbabel.com -- Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah menganggarkan dana sebesar Rp 44,8 miliar untuk refocusing penangan Covid-19 di tahun 2021.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bangka Tengah, Cherlini mengatakan total dana refocusing yang dianggarkan oleh Pemkab Bangka Tengah akan di fokuskan pada beberapa penangan dan pencegahan Covid-19.

"Total keseluruhan refocusing Rp 62.611.177.000 namun dengan perincian adanya pengurangan alokasi DAU dari pusat sebesar RpĀ  13.811.177.000. Jadi untuk refocusing ini dana yang digunakan untuk penanganan Covid-19 sebesar Rp 44.800.000.000," ungkap Cherlini, Rabu (28/4/2021)

Ia menjelaskan anggaran dana refocusing pada tahun 2021 memang berbeda dari tahun sebelumnya (2020 -red).

"Pada tahun 2021 ini karena beda aturan dan peruntukan jadi anggaran untuk refocusing ini juga berbeda," imbuhnya

Cherlini menerangkan dana refocusing yang dianggarkan tersebut akan dipergunakan untuk penyelenggaraan vaksinasi, insentif tenaga kesehatan, penanganan Covid-19 di kabupaten, penanganan Covid-19 di kecamatan dan kelurahan, sarana dan prasarana kesehatan dan lainnya.

Ia menyebutkan, dana refocusing anggaran Covid-19 yang dianggarkan ini tidak diberikan kepada semua organisasi yang ada di Bangka Tengah, namun hanya ada empat organisasi yang boleh mengelolah anggaran tersebut, di antaranya Dinas Kesehatan, Kecamatan, Kelurahan, dan Dinas Sosial dan Pemerintahan Desa (DisosPmd).

Ia berharap organisasi yang mengelolah dana refocusing ini bisa dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan dan aturan yang telah ditentukan.

"Dengan adanya alokasi anggaran ini bisa dimanfatkan sebaik mungkin, mudah-mudahan kasus positif Covid-19 dapat ditekan serendah mungkin, sehingga Bangka Tengah dapat kembali ke zona hijau dan perekonomian masyarakat bisa kembali normal," tukasnya (her/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL