Jokowi Ingatkan Jangan Sampai di Daerah Terjadi Lonjakan Covid Seperti India

Tim_Wow    •    Kamis, 29 April 2021 | 11:11 WIB
Nasional
Caption: Presiden Joko Widodo saat memberikan arahan secara virtual kepada seluruh kepala daerah se-Indonesia pada Rabu, 28 April 2021. (IST)
Caption: Presiden Joko Widodo saat memberikan arahan secara virtual kepada seluruh kepala daerah se-Indonesia pada Rabu, 28 April 2021. (IST)

JAKARTA, www.wowbabel.com -- Perkembangan penyebaran Covid-19 di sejumlah negara yang  melonjak menjadi pengingat bagi seluruh pihak untuk tetap menjaga kewaspadaan. Terutama lonjakan kasus Covid 19  seperti yang terjadi di India.

Oleh sebab itu Presiden Joko Widodo meminta para  kepala daerah untuk  waspada dengan terus memantau penyebaran Covid-19 dan menekan penularannya.

Hal ini disampaikan Presiden Joko Widodo saat memberikan arahan secara virtual kepada seluruh kepala daerah se-Indonesia pada Rabu, 28 April 2021. 

"Saya ingat di bulan Januari, saat itu India berhasil menurunkan sampai ke 10 ribu kasus per hari. Tetapi kita tahu hari-hari ini terjadi sebuah lonjakan yang sangat eksponensial di India menjadi 350 ribu kasus aktif per hari. Ini yang menjadi kehati-hatian kita semua," ujar Presiden Jokowi.

Sekecil apapun kasus aktif yang ada di provinsi, kabupaten, atau kota, kata Jokowi agar kepala daerah harus tetap memantau dinamika penyebaran Covid-19 dan jangan lengah. 

"Apabila diketahui terjadi peningkatan kasus, maka segera upayakan penanganan agar dapat langsung menekan penyebaran," ujarnya.

Menjelang perayaan Idulfitri mendatang, Kepala Negara juga meminta kehati-hatian para kepala daerah. Sebagaimana yang diketahui, tahun 2020 kemarin, terdapat empat masa libur yang kemudian diiringi dengan peningkatan kasus yang cukup tajam.

"Ingat tahun lalu? Ada empat libur panjang yang kenaikannya sangat melompat. Idufitri tahun lalu naik sampai 93 persen, libur Agustus tahun lalu naik sampai 119 persen, libur Oktober naik 95 persen, libur tahun baru kemarin naik sampai 78 persen. Oleh sebab itu, hati-hati," ucap Presiden Jokowi.

Untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus penularan, Presiden meminta para kepala daerah untuk intens menyosialisasikan kebijakan peniadaan mudik dan meningkatkan kedisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan.

Selain itu, Kepala Negara juga mengingatkan agar kegiatan vaksinasi massal di daerah tetap berjalan. Pemerintah pusat dalam hal ini akan berupaya keras untuk menyiapkan vaksin yang nantinya akan didistribusikan ke seluruh daerah. Sedangkan pemerintah daerah diharapkan untuk dapat segera melakukan penyuntikan dosis vaksin kepada masyarakat yang menjadi prioritas pemberian vaksin. (wb)



MEDSOS WOWBABEL