Negara Tanggung Biaya Pendidikan Putra Putri Patriot KRI Nanggala 402 Hingga Kuliah

Tim_Wow    •    Kamis, 29 April 2021 | 12:14 WIB
Nasional
Caption: Presiden Joko Widodo saat menggelar silahrlturrahmi dengan  perwakilan keluarga korban awak KRI Nanggala 402 di Hanggar Lanudal Juanda, Sidoarjo,  Kamis (29/4/2021).(Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Caption: Presiden Joko Widodo saat menggelar silahrlturrahmi dengan perwakilan keluarga korban awak KRI Nanggala 402 di Hanggar Lanudal Juanda, Sidoarjo, Kamis (29/4/2021).(Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

SIDOARJO, www.wowbabel.com -- Putra-putri keluarga korban awak KRI Nanggala 402 akan mendapatkan perhatian khusus dari negara agar bisa mengenyam pendidikan hingga kuliah di perguruan tinggi. Negara juga akan membangun perumahan bagi keluarga korban musibah kapal selam ini.

"Untuk putra-putri dari ibu-ibu sekalian nanti akan diatur oleh negara agar bisa sampai kuliah di perguruan tinggi. Tadi saya sampaikan kepada Panglima dan KSAL agar pengaturan dan manajemen mekanismenya semuanya diatur agar rapi," kata Presiden Joko Widodo saat menggelar silahrlturrahmi dengan  perwakilan keluarga korban awak KRI Nanggala 402 di Hanggar Lanudal Juanda, Sidoarjo,  Kamis (29/4/2021).

Pemerintah juga akan membangunkan rumah bagi para keluarga korban KRI Nanggala 402. Adapun untuk lokasi rumahnya, Presiden Jokowi memberikan kebebasan kepada para keluarga korban untuk menentukan.

"Nanti ibu-ibu sekalian akan juga dibangunkan rumah yang tempatnya kami nanti mengikuti ibu-ibu semuanya. Terserah bisa di Gresik, di Sidoarjo, atau di tempat lain. Mekanisme ini nanti tolong Pak KSAL dan Panglima bisa mengaturnya sesegera mungkin sehingga segera nanti bisa ini kita laksanakan," tandasnya.

Presiden Joko Widodo mengawali agenda kunjungan kerjanya di Provinsi Jawa Timur dengan bersilaturahmi bersama para perwakilan keluarga awak KRI Nanggala 402 . Dalam sambutannya, Presiden Jokowi kembali menyampaikan dukacita yang mendalam atas wafatnya para patriot bangsa tersebut.

"Pertama-tama atas nama negara, pemerintah, rakyat saya menyampaikan dukacita yang mendalam atas gugurnya para patriot KRI Nanggala 402. Semoga arwah beliau-beliau diterima di sisi-Nya, diberikan tempat yang terbaik, diampuni dosa-dosanya," ujar Presiden Jokowi.

Kepala Negara juga menyebut bahwa pemerintah memberikan penghargaan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi kepada para awak KRI Nanggala 402 yang gugur atas pengorbanan mereka kepada negara. 

Seperti diketahui, 53 awak gugur saat bertugas di kapal selam KRI Nanggala 402 yang hilang kontak (submissed) di perairan utara Pulau Bali pada Rabu 21 April 2021, kemudian dinyatakan tenggelam (subsunk) pada Sabtu, 24 April 2021.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono mengatakan, selain kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi, para prajurit KRI Nanggala 402 juga diberikan tanda kehormatan Jalasena Nararya. Menurutnya, hal tersebut menjadi kebanggaan dan kehormatan bagi para prajurit yang telah mengabdikan diri untuk menjaga kedaulatan negara di laut.

"Kami yakin dengan kehadiran Bapak Presiden, Ketua DPR RI, dan seluruh pejabat negara ini dapat memberikan perhatian dan penyemangat atau dukungan moril kepada keluarga prajurit yang saat ini berada di hadapan Bapak semuanya," kata KSAL. (wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL