Dua Pekerja TI Selam Liar Sukadamai Ditetapkan Tersangka

Aston    •    Jumat, 30 April 2021 | 15:06 WIB
Lokal
Ilustrasi penambangan timah. (as/wb)
Ilustrasi penambangan timah. (as/wb)

TOBOALI, www.wowbabel.com -- Penyidik satuan reserse kriminal Polres Bangka Selatan menetapkan dua orang tersangka dari sembilan orang yang diamankan  dalam kasus penambangan ilegal TI Selam, (27/4/2021) yang lalu di perairan Laut Sukadamai, Toboali Bangka Selatan. 

Kedua tersangka, yakni Antoni (30) dan Jeki (22) Warga Jalan Damai, Kelurahan Toboali. Penyidik menetapkan keduanya sebagai tersangka, lantaran dinilai pihak yang bertanggungjawab dalam aktivitas penambangan ilegal tersebut. 

" Keduanya adalah pemilik ponton," kata  Kasat Reskrim Polres Basel, AKP Galih Widyo Nugroho, Jumat (30/4/2021). 

Penyidik menetapkan tersangka melanggar Pasal 158 UU NO. 3 Tahun 2020 Tentang perubahan atas UU NO. 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.  

Maka, kedua tersangka pelaku penambangan ilegal ini diancam hukuman 5 Tahun penjara. Yang mana pasal 158 berbunyi "setiap orang yang melakukan penambangan tanpa izin sebagaimana dimaksud dalam pasal 35 dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 Tahun dan denda paling banyak Rp.100.000.000.000,00 (seratus miliar rupiah)". 

Kronologis pengungkapan penambangan ilegal TI Selam di perairan laut Sukadamai berawal anggota Tim SATGAS GAKKUM II PAM PIP Laut Sukadamai melaksanakan patroli di perairan sukadamai.

Kemudian tim melihat ada speed lidah yang melintas dari arah laut ke arah pinggir pantai.  Kemudian tim langsung melakukan penyelidikan terkait aktivitas tersebut dan pada pukul 00.30 WIB, tim menemukan 2 unit ponton tambang apung jenis TI SELAM sedang beroperasi. (as/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL