Tim Gabungan Gelar Operasi Yustisi, 68 Warga Kelapa Kampit Diberi Peringatan

Jurnalis_Warga    •    Minggu, 02 Mei 2021 | 12:44 WIB
Lokal
Anggota Satpol PP Belitung Timur sedang mendata warga yang terjaring Operasi Yustisi.(ist)
Anggota Satpol PP Belitung Timur sedang mendata warga yang terjaring Operasi Yustisi.(ist)

KELAPAKAMPIT,www.wowbabel.com -- Tim Gabungan Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Pencegahan dan Pengendalian (P3HP2K) COVID-19 Kabupaten Belitung Timur kembali menggelar Operasi Yustisi Protkes. Kali ini sasarannya di Pasar dan warung-warung makan seputaran Kecamatan Kelapa Kampit, Jumat (30/4/21) Malam.

Dari operasi yang berlangsung dari pukul 20.00 hingga 21.30 ini, sebanyak 68 warga, rumah makan dan warung kopi diberikan sanksi berupa peringatan. Ada yang tidak memakai masker dan tidak menerapkan prokotol kesehatan terutama memasang penanda jaga jarak bagi rumah makan atau warung kopi.   

Kepala Satpol PP Kabupaten Beltim Zikril menyatakan operasi dilaksanakan untuk menekan penyebaran COVID 19 terutama di Kecamatan Kelapa Kampit. Kegiatan ini sekaligus juga untuk mendukung percepatan program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Beltim.

“Hingga Mei 2021 ini setidaknya ada 10 operasi yustisi. Jadwalnya sudah saya lansir. Kita juga setiap hari terus melakukan kegiatan sosilisasi, patroli dan lain-lain,” kata Zikril.

Sesuai tupoksinya, Tim Gabungan akan terus melakukan pembinaan, sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian serta Peraturan Bupati Beltim Nomor 44 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 di Kabupaten Beltim.

“Kan sesuai aturan itu ada 4 aspek, pencegahan, penanganan, pendukung dan pembinaan. Nah kita, satpol PP, Linmas, TNI/Polri masuk di tim pembinaan, termasuk di dalamnya penegakan disipilin protokol kesehatan, maklumat atau Perda” jelas Zikril.

Terkait temuan hasil di lapangan dalam beberapa operasi yustisi menurut Zikril lebih banyak masyarakat yang patuh dengan protkes. Meski pun ada yang melanggar dan diberikan sanksi namun baginya sanksi masih sangat manusiawi.  “Kalau kita melihat data di lapangan, orang yang melaksanakan protkes dibanding dengan orang yang melanggar atau lalai, tetap masih tetap banyak yang patuh. Bagi yang belum-belum patuh ini ayok kita sama-samalah, ini kan untuk kebaikan kita bersama” ajaknya.

Pada operasi Yustisi di Kecamatan Kelapa Kampit, tim yang terdiri dari unsur Satpol PP, TNI/Polri, dan OPD terkait ini mendatangi 8 warung kopi dan rumah makan.(@2!)   




TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL