April, Pangkalpinang Mulai Inflasi, Tanjungpandan Masih Deflasi

Caption:  Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dwi Retno Wilujeng. (dok/wb)
Caption: Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dwi Retno Wilujeng. (dok/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Pergerakan ekonomi Bangka Belitung mulai tampak pada April 2021 ditandai dengan terjadinya inflasi di Kota Pangkalpinang. Sementata Kota Tanjungpandan masih mencatatkan deflasi. 

"Kota  Pangkalpinang,  pada  April  2021  inflasi  sebesar  0,30  persen dengan  Indeks  Harga  Konsumen  (IHK)  104,49.  Inflasi  disebabkan  karena  adanya  peningkatan    harga  yang ditunjukkan  oleh  naiknya  indeks  di  beberapa  kelompok pengeluaran," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dwi Retno Wilujeng dalam keterangan resminya, Senin (3/5/2021) .

Pada bulan Februari dan Maret Kota Pangkalpinang mencatat deflasi, masing-masing sebesar 0,33 persen dan 0,12 persen.

Kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan indeks diantaranya kelompok  makanan,  minuman  dan  tembakau sebesar 0,67 persen; kelompok pakaian dan alas kaki 0,05 persen;  kelompok  perumahan,  air,  listrik  dan  bahan  bakar  rumah tangga 0,04 persen; 

Sedangkan kelompok yang  mengalami  deflasi  yaitu  kelompok  transportasi  sebesar  0,15 persen  serta  kelompok  informasi,  komunikasi  dan  jasa  keuangan sebesar  0,05  persen.  Sementara  kelompok  rekreasi,  olahraga  dan budaya  serta  kelompok  pendidikan  stabil  tidak  mengalami perubahan indeks.

Pada  April  2021  Kota  Tanjungpandan  masih mengalami  deflasi sebesar 0,02 persen dengan IHK 107,83. Dari 90 kota IHK, 72 kota mengalami inflasi dan 18 kota mengalami deflasi. 

Deflasi terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh turunnya sebagian indeks kelompok pengeluaran.

Deflasi di Kota Tanjungpandan dapam empat bulan berturut. Pada Maret 2021 Kota Utama di Pulau Belitung mengalami deflasi sebesar 0,18 persen. Pada bulan sebelumnya deflasi sebesar 0, 28 persen.  (wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL