Morgan Stanley Bakal Tutup Perdagangan Ekuitas di Indonesia

Tim_Wow    •    Kamis, 27 Mei 2021 | 15:54 WIB
Ekonomi
Ilustrasi.(net)
Ilustrasi.(net)

JAKARTA,www.wowbabel.com -- Morgan Stanley, perusahaan investasi asal Amerika Serikat berencana menutup bisnis perdagangan ekuitas institusional dalam negeri di Indonesia.  Bank investasi itu menyatakan rencana menutup aktifitas pialangnya kantor di Indonesia pada Kamis (27/5/2021).

Reuters melaporkan Morgan Stanley mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pihaknya bermaksud untuk menghentikan aktivitas pialang-pialang dalam negeri di Indonesia. 

"Perusahaan tetap berkomitmen untuk Indonesia dan akan  memberikan klien global kami akses ke pasar ekuitas bekerja dengan mitra pialang lokal yang memenuhi syarat," ujar pejabat Morgan yang dikutip dari Reuters, Kamis (27/5/2021).

Keputusan tersebut mengatakan langkah tersebut akan mengakibatkan  kehilangan 10 pekerjaan. 

Morgan Stanley, perusahaan investasi asal Amerika Serikat yang di negaranya sempat mencari pertolongan untuk likuiditasnya, mengumumkan pembukaan kantor operasionalnya di Indonesia tahun 2008. 

Sekuritas dengan bendera PT Morgan Stanley Asia Indonesia (MSAI)  mengantongi lisensi dari Badan Pengawas Pasar Modal & Lembaga Keuangan (Bapem-LHK). MSAI akan bergerak sebagai broker, underwriter dan penasihat keuangan IPO maupun penerbitan obligasi. Sebelumnya, MSAI telah aktif beroperasi di Indonesia. Namun hanya sebagai penasihat keuangan lantaran belum memperoleh lisensi sekuritas.

Pada tahun 2012  PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memastikan Morgan Stanley akan menggantikan kursi milik PT Tiga Pilar Sekuritas untuk menjadi Anggota Bursa (AB). BEI mengeluarkan Surat Persetujuan Anggota Bursa (SPAB) untuk Morgan Stanley. Morgan Stanley sendiri ingin masuk ke Indonesia demi memperluas pangsa pasarnya, setelah Indonesia mendapat peringkat layak investasi.

Sama halnya seperti Nomura Holdings dan Citigroup, Morgan Stanley ingin menantang hegemoni Credit Suisse dan Deutsche Bank sebagai penguasa pasar perdagangan saham di Indonesia. (*)




MEDSOS WOWBABEL