Dapat Upah Rp 10 Juta, Kurir Sabu Ngaku Tak Kenal Pemiliknya

Firman    •    Jumat, 28 Mei 2021 | 15:03 WIB
Lokal
BNNP Bangka Belitung melakukan konferensi pers terhadap penangkapan sabu-sabu 1,1 kilogram di Muara Sungaiselan, Bangka Tengah.(fn/wb)
BNNP Bangka Belitung melakukan konferensi pers terhadap penangkapan sabu-sabu 1,1 kilogram di Muara Sungaiselan, Bangka Tengah.(fn/wb)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com - Narkotika jenis sabu-sabu seberat 1,1 kilogram yang dibawa oleh Is (46) warga warga Kecamatan Pemulutan, Provinsi Sumatera Selatan hingga kini masih misterius.

Tim gabungan yang terdiri dri BNNP, Ditpolair, Beacukai Pangkalpinang, dan Polsek Sungaiselan, sebelumnya berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu-sabu seberat 1,1 kilogram diĀ  Muara Sungaiselan. Sabu-sabu tersebut dibawa oleh Is (49) warga Provinsi Sumatera Selatan ke Pulau Bangka, melalui jalur laut, Minggu (23/5/2021).

Menurut Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Bangka Belitung, Kombes (Pol) Purwoko Adi, pihaknya masih mendalami narkoba yang dibawa oleh Is.

"Kita masih dalami sabu-sabu 1,1 kilogram itu, karena dalam melancarkan bisnisnya, Is ini berperan sebagai kurir yang diminta sang bandar besar membawa 1,1 kilogram sabu itu dari Perairan Sumsel menuju Darmaga Sungaiselan, Kabupaten Bangka Tengah," kata Kombes (Pol) Purwoko Adi dalam konferensi pers di Kantor BNNP Bangka Belitung, Jumat (28/5/2021).

Selain itu disampaikan Purwoko, Is yang merupakan tersangka sekaligus kurir sabu-sabu saat diinterogasi penyidik hingga kini tidak tahu siapa yang akan mengambil paketan sabu tersebut.

"Kalau pengakuan pelaku ini ia hanya berperan sebagai kurir dengan mendapat upah sekali antar sebesar Rp 10 juta," ungkap Kombes (Pol) Purwoko Adi.

Sementara itu menurutnya, untuk mengungkap identitas bandar atau pemilik barang, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap tersangka.

"Jadi tidak serta merta setelah ditangkap kurirnya, kemudian bandar dan penerima bisa ditangkap begitu saja, apalagi di laut pelaku membawa barangnya itu melalui jalur laut, namun akan terus kami dalami kasus ini. "Kalau pengakuan Ia barang itu sudah sampai, baru ia akan menghubungi jaringannya," tukas Purwoko.(fn/wb)




MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE