Lima Pegawai Terpapar Covid-19, Disdukcapil Bangka Tengah Disarankan WFH

Ronie Wow    •    Selasa, 08 Juni 2021 | 18:22 WIB
Lokal
Plt Kepala Dinas Kesehatan Bangka Tengah, Zaitun.(ist)
Plt Kepala Dinas Kesehatan Bangka Tengah, Zaitun.(ist)

KOBA, www.wowbabel.com -- Plt Kepala Dinas Kesehatan Bangka Tengah, Zaitun, menyarankan agar para pegawai yang ada di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bangka Tengah menerapkan Work From Home (WFH), lantaran ada lima pegawai yang terpapar Covid-19.

"Berawalnya dari satu orang yang terkonfirmasi, namun setelah itu kita lakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) dan didalami sehingga berkembang kasusnya, sekarang total ada lima dan kemarin sudah kita lakukan PE secara menyeluruh ke pegawai ini, melihat tugas mereka dekat dengan pelayanan masyarakat," ungkap Zaitun, Selasa (8/6/2021).

Ia menambahkan dalam pelaksanan PE ini pihaknya pun melibatkan dua tim, yakni bagian pelayanan dan pengendalian penyakit.

Setelah dilakukan PE dan Tracking  diketahui lima kasus positif ini tersebar di beberapa bidang, maka pihaknya pun menyarankan untuk melakukan Work From Home (WFH), khusus untuk Kantor Dindukcapil Bangka Tengah.

"Jadi kita beri peringatan bahwa semua orang di Dindukcapil ini harus mau di-PE dan mau diambil tindakan Swab ataupun Rapid. Di mana dari semua yang kita rapid, kemarin ada satu positif dan ada yang masih menunggu hasil swab, maka kita sarankan pelayanan sementara untuk WFH karena belum tahu hasilnya. Sementara rentan waktu gejala ataupun lainnya ini lima hari kedepan, jadi kami meminta kepala dinas Dindukcapil ini, mulai hari ini untuk WFH dan kita juga sudah edarkan suratnya, sehinga tidak ada layanan langsung tatap muka," tutur Zaitun

Dijelaskan Zaitun, diberlakukannya WFH khusus OPD Dindukcapil ini mengingat kasus positif yang ada di kantor ini tersebar di beberapa bagian dan merupakan kantor yang dekat dengan pelayanan publik sehingga resikonya tinggi.

"Memang untuk WFH ini boleh diterapkan jika  pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ada yang terkonfirmasi positif, misalkan kemarin ada OPD yang pegawainya positif tapi hanya bidang tertentu dan tidak ada kluster di bidang lain, jadi boleh WFH tapi hanya bidang tertentu dan yang kontak erat dengan pasien positif," imbuhnya

"Namun jika sudah menyebar ke bidang lainnya maka kebijakan WFH ini kita terapkan untuk seluruh pegawai di OPD tersebut, seperti contohnya Dindukcapil ini," kata Zaitun.

Ia mengungkapkan, saat ini pihaknya pun terus gencar melakukan PE dan Tracking jika ditemukan tambahan kasus positif baru.

"Jika memang masih ada tambahan kasus baru dimanapun, maka kita siapkan petugas untuk segera melakukan PE dan tracking supaya tidak menyebar ke lain," ulasnya

Zaitun mengimbau agar masyarakat tetap menerapkan Protokol Kesehatan dengan ketat dan tidak menganggap remeh penyebaran Covid-19 ini.

"Covid-19 ini ada dan nyata dan masih sangat berbahaya, makanya kita harus tetap waspada, prokes 3 M ini seperti menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan sangat penting, karena ini menjadi satu upaya pencegahan yang sampai dengan saat ini kita gaungkan," tukasnya.(her/wb)




BACA JUGA
MEDSOS WOWBABEL