Kapolres Bangka Barat dan Dandim 0431/BB Tegaskan Tambang Teluk Kelabat Dalam Adalah Ilegal

Chairul Aprizal    •    Rabu, 09 Juni 2021 | 08:52 WIB
Lokal
Audensi nelayan Telul Kelabat Dalam dengan Unsur Forkominda Bangka Barat di Ruang OR II Pemkab Bangka Barat.(rul/wb)
Audensi nelayan Telul Kelabat Dalam dengan Unsur Forkominda Bangka Barat di Ruang OR II Pemkab Bangka Barat.(rul/wb)

MUNTOK,www.wowbabel.com --  Menanggapi kisruh antara penambang dan nelayan Desa Bakit di Perairan Teluk Kelabat Dalam, Dandim 0431/Bangka Barat Letkol Inf Agung Wahyu Perkasa meminta nelayan menyebutkan dengan jelas intimidasi dan ada bendera di kapal.

"Tekanan dari siapa. Siapa yang menekan bapak, saya harus tahu dulu ini, siapa yang menekan bapak, bapak menggarisbawahi mendapatkan tekanan. Kemudian bapak kades menyampaikan kapal ada bendera, benderanya bendera siapa," ungkap Dandim di OR II Pemkab Bangka Barat, Selasa (08/06/2021).

Letkol Inf Agung Wahyu Perkasa tidak ingin kata-kata bendera memuat asumsi yang berbeda-beda nanti ketika tidak disampaikan secara jelas.

"Ini saya agak sensitif bahasa seperti itu. Kalau nanti menyampaikan tolong dijelaskan Leni JV TRB 2 kita catat ini," tukas Letkol Inf Agung.

Dandim menuturkan masalah tambang dan nelayan adalah berbicara masalah perut, yaitu mencari nafkah dan makan di Desa Bakit itu juga.

Agung mengakui secara aturan Teluk Kelabat merupakan zona tangkap bukan zona tambang, sehingga seharusnya tidak ada lagi aktivitas tambang.

"Jadi saran saya saling mengerti antara kelompok nelayan dengan kelompok tambang, dimana kelompok nelayan juga bagaimana kehidupan di Bakit tersebut, dan kelompok tambang memahami dengan aturan zona tersebut," tuturnya.

Sementara itu Kapolres Bangka Barat AKBP Fedriansah menegaskan pihaknya memang tidak membenarkan adanya kegiatan ilegal, akan tetapi saat pernah datang ke lokasi pihaknya hanya melakukan pembagian batas antara nelayan dan penambang.

Alasannya Polres Bangka Barat perairan Teluk Kelabat Dalam terbagi antara dua wilayah hukum Desa Bakit dan Belinyu antara Polres Bangka Barat dan Polres Bangka.

"Kalau untuk ilegal jelas ilegal, tidak ada kita memberikan kebijakan untuk ilegal, untuk itu saya memerintahkan anggota saya kalau TI itu nyandar di wilayah Bakit segera ditindak," tegasnya.(rul/wb) 



MEDSOS WOWBABEL