Dibantu Nelayan, Polda Babel Masih Evakuasi Kapal Hantu yang Karam di Hutan Bakau OKI

Firman    •    Kamis, 10 Juni 2021 | 13:25 WIB
Lokal
Ilustrasi (net)
Ilustrasi (net)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Dit Polairud) Polda Bangka Belitung terus berupaya melakukan evakuasi  kapal hantu yang kandas di hutan bakau Tanjung Jati Kabupaten OKI, Sumatera Selatan.

Proses evakuasi kapal hantu tersebut, dilakukan guna menarik keluar dari lumpur bakau, personel Dit Polairud juga sedang berupaya membuka jalan untuk melakukan proses evakuasi kapal hantu itu ke pinggir pantai.

Kasubdit Gakkum Dit Polairud Polda Babel AKBP Toni Sarjaka mengatakan, saat ini pihaknya baru selesai membuat jalan untuk jalur evakuasi kapal dari hutan ke pantai.

"Kita baru selesai buat jalan evakuasi kapal hantu, dan untuk hari ini kita akan berusaha melakukan penggeseran kapal ke arah pantai," kata AKBP Toni Surjaka, Kamis (10/6/2021) melalui pesan WhatsApp.

Ia juga menyebutkan,  untuk proses evakuasi tersebut, membutuhkan usaha yang maksimal, mengingat karamnya kapal hantu itu dipenuhi kubangan lumpur. 

"Sekarang kita masih berusaha untuk proses evakuasi ke pinggir pantai, namun perlu usaha maksimal mengingat kondisi di lapangan cukup sulit dan lumpur yang cukup tinggi sepinggang orang dewasa," kata Toni.

Selain itu disampaikannya, dalam proses evakuasi kapal hantu tersebut, pihaknya juga melibatkan para nelayan setempat.

"Jadi kami melibatkan para nelayan, untuk membuka akses jalur evakuasi dan bersama-sama membuat parit untuk jalur evakuasi kapal hantu," imbuhnya. 

Diberitakan sebelumnya, Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Dit Polairud) Polda Bangka Belitung, melakukan penangkapan kapal hantu di perbatasan laut Muntok Kabupaten Bangka Barat dan Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan, Sabtu (6/6/2021) lalu, berjalan dramatis.

Penangkapan terhadap kapal hantu dengan kecepatan yang cukup tinggi itu, Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Dit Polairud) Polda Bangka Belitung harus menggunakan helikopter milik Mabes Polri yang sering digunakan Polda Bebel.

Sebelum tertangkap beberapa kali personel Dit Polairud Polda Babel harus melepaskan tembakan peringatan dari atas helikopter, namum tembakan peringatan yang dikeluarkan polisi sama sekali tidak digubris oleh nahkoda kapal hantu, dan malah nahkoda kapal nekat menerobos hutan bakau Tanjung Jati Kabupaten OKI, Sumatera Selatan dan membuang barang bukti ke laut. 

Sedangkan para ABK yang ada di kapal hantu tersebut melarikan diri. Kapal hantu itu diduga membawa muatan illegal. (fn/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL