Ridwan Pesimis Bangka Barat Dapatkan Adipura, Ini Alasannya

Chairul Aprizal    •    Kamis, 10 Juni 2021 | 18:33 WIB
Lokal
Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Bangka Barat, Ridwan.(rul/wb)
Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Bangka Barat, Ridwan.(rul/wb)
Bukan saya pesimis, kalau Adipura itu kayaknya agak berat, tapi ya udahlah yang penting kita bersih, kita rapi, sampah buang pada tempatnya


MUNTOK,www.wowbabel.com -- Melihat kondisi lingkungan dan sistem pengelolaan sampah di Kabupaten Bangka Barat sekarang, Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Bangka Barat, Ridwan, pesimis mendapatkan Penghargaan Adipura.

Ridwan mengungkapkan Kabupaten Bangka Barat terakhir mendapatkan Sertifikat Adipura pada tahun 2018.

"Kita pernah dapat Adipura tiga kali berturut-turut dulu di jaman itu, sesudah itu kalau sekarang, kalau saya bilang tidak akan mungkin, kalau mimpi dapat Adipura itu memang bakal mimpi," tutur Ridwan, Kamis (10/06/2021), di Gedung Aula Kejari Bangka Barat.

Menurut Ridwan sulitnya untuk mendapatkan Penghargaan Adipura itu semakin nyata lantaran sekarang untuk kriteria penilaian Adipura bukan sekedar dipandang rapi dan bersih lagi.

"Yang pertama itu dilihat dari volume sampah yang diolah. Nasional menetapkan dari total tiga puluh persen sampah pertahun itu harus terolah, bagaimana dengan Bangka Barat, kita cuma lima persen," ungkap Ridwan.

Untuk itu dalam mengelola sampah ini, Ridwan menyebutkan kalau tidak ada campur tangan dari stakeholder dan komunitas atau LSM peduli lingkungan pengolahan sampah ini akan berat mencapai target tersebut.

"Bukan saya pesimis, kalau Adipura itu kayaknya agak berat tapi ya udahlah yang penting kita bersih, kita rapi, sampah buang pada tempatnya, yang bisa bikin organik kita olah lagi," tukasnya.(rul/wb)




TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL