Covid-19 Masih Melanda, Perpustakaan Kota Pangkalpinang Batasi Pengunjung

Hendri Dede PKP    •    Jumat, 11 Juni 2021 | 15:37 WIB
Lokal
Caption: Pengunjung Perpustakaan Kota Pangkalpinang saat mencari buku, Jumat (11/6/2021). (hdd/wb)
Caption: Pengunjung Perpustakaan Kota Pangkalpinang saat mencari buku, Jumat (11/6/2021). (hdd/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Dinas Perpustakaan Kota Pangkalpinang saat ini masih membatasi jumlah pengunjung untuk datang ke perpustakaan. Hal itu dilakukan untuk menghindari kerumunan yang berpotensi menularkan Covid-19.

Pembatasan pengunjung juga dilakukan bagi pelajar tingkat sekolah dasar dan menengah atau anak-anak usia dini. 

Di sisi lainnya, jumlah pengunjung yang berasal dari masyarakat umum ke Perpustakaan Kota Pangkalpinang saat ini juga cendrung menurun.

"Untuk saat ini pengunjung memang cenderung menurun dan sangat tampak dari masyarakat umum, paling para mahasiswa," kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pangkalpinang, Agus Fendi, Jumat (11/6/2021).

"Pengunjung yang dominan adalah para mahasiswa," lanjutnya.

Berdasarkan data Dinas Perpustakaan Kota Pangkalpinang, jumlah jumlah pengunjung ke perpustakaan saat ini berkisar 20 sampai 30 orang per-hari.

"Sehingga rata-rata ada sekitar 500 orang dalam satu bulan yang datang ke perpustakaan," katanya.

Agus mengatakan, pihaknya memang belum membuka layanan untuk tingkat sekolah dasar dan menengah pada masa pandemi saat ini. Namun, jika mereka mengajukan surat dari sekolah untuk berkunjung maka akan tetap membuka layanan namun dibatasi.

Selain disebabkan oleh pandemi, ketersediaan koleksi buku bacaan juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan layanan bagi para pengunjung di Perpustakaan Kota Pangkalpinang.

"Sejauh ini memang layanan kita harus banyak promosi ya, buku-buku harus update, itu salah satunya. Karena faktor buku bacaan juga akan mempengaruhi di samping minat dan sebagainya," kata Agus.

"Memang pada tahun kemarin memang tidak ada pengadaan buku, namun untuk tahun ini InsyaAllah ada penambahan buku tapi tidak banyak karena keterbatasan," ujarnya.

Untuk meningkatkan layanan di Perpustakaan Pangkalpinang, kata Agus, Dikpus melalui promosi baca. Sedangkan untuk meningkatkan minat baca bagi masyarakat Kota Pangkalpinang, Dikpus saat ini telah menyediakan POCADI atau pondok baca digital, yang bisa diakses oleh masyarakat dan bisa juga diakses ke Perpustakaan Nasional.

Selain keberadaan POCADI di Perpustakaan Pangkalpinang, pengunjung bisa datang kePondok Baca Digital dari Perpusnas di Taman Whihelmina Pangkalpinang.

"Telah ada ruangan POCADI khusus dari pihak Angkasa Pura dan mereka bisa membaca secara digital dengan komputer yang telah disediakan. 

"Yang kedua kita ada Pondok Baca Digital dari Perpusnas di Taman Whihelmina Pangkalpinang, jadi masyarakat juga bisa berkunjung ke situ yang telah disiapkan baik buku bacaan manual dan juga digital. Perpusnas bisa setiap saat digunakan di manapun," pungkasnya. (hdd/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL