KPK RI Datangi Ombudsman Babel

Jurnalis_Warga    •    Jumat, 11 Juni 2021 | 12:46 WIB
Lokal
Caption: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI yang diwakili oleh Kasatgas Koordinasi dan Supervisi Wilayah 2 KPK RI, Nana Mulyana berkunjung ke Kantor Ombudsman RI Perwakilan Kepulauan Bangka Belitung dan diterima oleh langsung oleh Shulby Yozar Ariadhy, Kepala Perwakilan ORI Babel, Kamis (10/6/2021). (IST)
Caption: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI yang diwakili oleh Kasatgas Koordinasi dan Supervisi Wilayah 2 KPK RI, Nana Mulyana berkunjung ke Kantor Ombudsman RI Perwakilan Kepulauan Bangka Belitung dan diterima oleh langsung oleh Shulby Yozar Ariadhy, Kepala Perwakilan ORI Babel, Kamis (10/6/2021). (IST)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI yang diwakili oleh Kasatgas Koordinasi dan Supervisi Wilayah 2 KPK RI, Nana Mulyana berkunjung ke Kantor Ombudsman RI Perwakilan Kepulauan Bangka Belitung dan diterima oleh langsung oleh Shulby Yozar Ariadhy, Kepala Perwakilan ORI Babel, Kamis (10/6/2021).

"Pimpinan KPK saat ini memberikan pesan khusus bagi kami jika berkunjung ke daerah agar membangun koordinasi dan komunikasi dengan Ombudsman perwakilan di setiap wilayah," ujarnya," kata Nana.

Menurut Nana, tentunya ada banyak potensi kerja sama dalam pengawasan dan pencegahan korupsi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung salah satunya adalah pengawasan terhadap optimalisasi pendapatan negara dan daerah dari sektor pertambangan.

Sebagai kantor perwakilan yang ada di daerah penghasil galian tambang, kata Nana, Ombudsman Babel diharapkan dapat memberikan masukan yang bersifat strategis bagi KPK dalam upaya perbaikan tata kelola pencegahan korupsi di sektor pertambangan.

"Ombudsman Babel diharapkan dapat memberikan masukan yang bersifat strategis bagi KPK dalam upaya perbaikan tata kelola pencegahan korupsi di sektor pertambangan," kata Nana.

Menanggapi hal tersebut, Shulby Yozar Ariadhy, Kaper Ombudsan RI Babel menyatakan bahwa Ombudsman menyambut baik upaya koordinasi yang dilakukan oleh KPK RI. 

Kata Yozar, Ombudsman RI menyadari bahwa pengawasan penyelenggaran pelayanan publik harus melibatkan berbagai macam elemen.

“Tidak ada Lembaga pengawas yang bersifat super power, semua harus bekerja sama dalam 

melaksanakan tugasnya.publik Maladministrasi sebagai pokok pengawasan ombudsman RI merupakan pintu masuk bagi tindakan korupsi oleh penyelenggara layanan publik," ujarnya. 

Bagi Ombudsman Babel, ujar Yozar, kerja sama dengan KPK tentunya akan menjadi sinergi yang baik dalam optimalisasi pengawasan pelayanan public di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. (rill/*)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL