Sepuluh PSK Teluk Bayur Diterbangkan ke Kampung Halaman, Satu Orang lainnya Diisolasi

Hendri Dede PKP    •    Rabu, 23 Juni 2021 | 14:22 WIB
Lokal
Caption: Para PSK yang dipulangkan ke Kampung Halamannya saat berada di Bandara Depati Amir Pangkalpinang. (IST)
Caption: Para PSK yang dipulangkan ke Kampung Halamannya saat berada di Bandara Depati Amir Pangkalpinang. (IST)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Sebanyak 10 pekerja seks komersial (PSK) yang terjaring razia di lokalisasi Teluk Bayur Kota Pangkalpinang akhrinya dipulangkan ke daerah asal, Rabu (23/6/2021). 

Pemulangan para wanita tuna susila (WTS) atau PSK ini difasilitasi menggunakan pesawat. Tampak dari para pekerja itu telah berada di Bandara Depati Amir Pangkalpinang, yang rencananya akan menuju kampung halamannya masing-masing.

Mereka yang berhasil dipulangkan ini merupakan pekerja yang terjaring razia oleh petugas beberapa hari lalu, yang kemudian dititipkan di RPS Dinsos Pangkalpinang.

Pemulangan para PSK ini menyusul tindak lanjut penutupan tempat-tempat prostitusi atau lokalisasi di Kota Pangkalpinang.

Kepala Dinas Sosial Kota Pangkalpinang, Rika Komarina,  mengatakan sebanyak sepuluh orang pekerja yang terjaring telah dipulangkan ke daerah asal. Sedangkan satu orang lainnya saat ini masih menjalani isolasi mandiri.

Sepuluh orang pekerja yang dipulangkan itu berasal dari tiga daerah, yaitu Jawa Barat, Sumatera, dan satu orang berasal dari Bangka Belitung.

"Ketika dilakukan swab antigen ternyata dari sebelas orang itu  ada satu orang yang hasilnya reaktif, jadi kita isolasi," ujarnya saat dikonfirmasi.

Rika berujar, Dinas Sosial Kota Pangkalpinang sebelumnya telah melakukan koordinasi dengan pihak Dinas Sosial masing-masing para WTS ini untuk dilakukan pembinaan.

"Tidak ada pesangon, mereka hanya difasilitasi kembali ke daerah asal. Kita sudah kerjasama dengan dinsos di sana untuk pembinaan di panti," katanya.

Dalam pemulangan para PSK itu, Rika menyebut tidak ada mucikari yang dipulangkan lantaran yang dijaring hanyalah para pekerja.

Rika mengatakan bahwa pemulangan para PSK ini merupakan bentuk keseriusan Pemkot Pangkalpinang menertibkan tempat lokalisasi dan dalam mencegah penyebaran Covid-19

"Dan merupakan keseriusan pemkot untuk menertibkan lokalisasi dan kegiatan prostitusi yang ada di Pangkalpinang," pungkasnya. (hdd/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL